Saturday, 11 November 2017

Blogger Penista Nabi Divonis Ringan, Umat Islam Mauritania Marah

Blogger Penista Nabi Divonis Ringan, Umat Islam Mauritania Marah

Berita Islam 24H - Pasukan keamanan Mauritania, Jumat (10/11), menembakkan gas air mata terhadap umat Islam yang marah atas vonis ringan penista Nabi Muhammad SAW di sejumlah wilayah di ibukota Nouakchott. Ribuan umat Islam menggelar demonstrasi besar-besaran menentang pengadilan banding di wilayah Nouadhibou yang hanya memutus blogger penista Nabi Mohamed el-Sheikh Walad Amkhaitir dua tahun penjara. Padahal, dalam sidang sebelumnya, Amkhaitir divonis mati.

Polisi secara paksa membubarkan demonstran dan mencegah mereka masuk ke pusat kota. Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan. Sejumlah demonstran terluka dan sebagian ditangkap.

Sebuah pengadilan banding di Nouadhibou pada Kamis (09/11) mengurangi hukuman Amkhteir menjadi dua tahun penjara dan denda setelah pengadilan utama memvonis dia bersalah karena melakukan kejahatan murtad serta menjatuhkan hukuman mati.

Organisasi dan perkumpulan ulama Mauritania menyeru seluruh umat Islam menolak vonis ringan yang dijatuhkan pengadilan banding. Para ulama menyebut vonis itu sebagai kezaliman terhadap kesucian dan kehormatan Islam.

Sementara itu, jaksa Mauritania mengatakan bahwa pihaknya telah menggugat vonis pengadilan banding tersebut. Jaksa mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “jaksa mengajukan banding segera ke Mahkamah Agung” untuk memastikan “penerapan hukum yang benar dan ketat.”

Amkhitir ditangkap empat tahun lalu, di mana masa hukumannya menunggu sidang sudah lebih. Artinya, jika vonis itu diberlakukan, dia bisa segera bebas. Akan tetapi, banding yang diajukan jaksa membuatnya sementara mendekam di penjara. Di sisi lain, protes umat Islam terus meluas.

Amkhitir telah dipenjara sejak 2 Januari 2014 karena menulis sebuah artikel yang diposting di Internet dan terbukti menistakan Nabi Muhammad SAW. Ia pun telah mengakui perbuatan itu di hadapan pengadilan. Dia mengaku tidak bermaksud menghina Nabi, namun hanya untuk membela kelas terpinggirkan.

Amkhaitir mengatakan kepada hakim pada hari Rabu lalu “pertobatan dan permintaan maafnya” dan meyakinkan pengadilan “imannya kepada Tuhan dan Nabi Muhammad SAW menyertainya. [beritaislam24h.info / kn]
Erdogan: ” Istilah ‘Islam Moderat’ Bertujuan untuk Melemahkan Islam “

Erdogan: ” Istilah ‘Islam Moderat’ Bertujuan untuk Melemahkan Islam “

Berita Islam 24H - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengecam istilah ‘Islam moderat’ pada hari Jumat(10/11), dengan mengatakan bahwa satu-satunya tujuan dari istilah tersebut adalah untuk melemahkan agama (Islam) itu sendiri, bukan menjauhkannya dari ekstremis.

Dalam sebuah referensi yang jelas mengenai ucapan dari Pangeran Mahkota Arab Saudi ,Mohammed bin Salman, Erdoğan mengatakan bahwa asal mula istilah ‘Islam moderat’ tersebut adalah dari dunia Barat.

Erdoğan berkata; “Istilah ‘Islam moderat’ sedang disebarkan lagi. Istilah ini adalah milik Barat. Sejatinya,tidak ada Islam moderat atau immoderate, Islam adalah satu. Tujuan penggunaan istilah ‘Islam moderat’ adalah untuk melemahkan Islam”.

Pernyataan Erdoğan ini disampaikan dalam acara kewirausahaan wanita yang diadakan di Dewan Penasehat Wanita dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di kompleks Istana Kepresidenan di Ankara,ibukota republik Turki.

Dalam sambutannya, Erdoğan juga mengkritik diskriminasi terhadap wanita Muslim. “Penggunaan jilbab secara bertahap telah dilarang di negara-negara Uni Eropa dengan menyebarkan propaganda sesat ditengah masyarakat, mencoba melarang wanita Muslim memasuki kehidupan sosial. Upaya ini secara nyata telah menindas wanita Muslim dan mengurung mereka di rumah mereka dan propaganda buruk ini terus menyebar seperti virus,” kata Erdogan.

“Saat ini, kebanyakan negara Uni Eropa secara aktif membatasi wanita Muslim untuk tidak bekerja dan mendapatkan akses terhadap pendidikan. Mereka yang mengajarkan kita pelajaran tentang hak asasi manusia, sayangnya kini bertepuk tangan untuk diinjak-injaknya hak asasi manusia yang paling dasar di negara mereka.”

Erdoğan juga mengatakan bahwa Turki telah menghabiskan dana sebesar $ 30 miliar untuk melindungi pengungsi dari Suriah dan Irak, sedangkan Uni Eropa yang telah berjanji untuk memberikan 6 miliar euro untuk para pengungsi, namun kenyataannya hanya memberi 800 juta euro sejauh ini.

“Karena negara maju (barat) mencari kedamaian dan kenyamanan dengan kebijakan keamanan yang ketat di balik tembok tinggi, Turki telah menyambut dan melindungi jutaan orang terlepas dari batas etnis, agama, bahasa dan sekte mereka” lanjut Erdoğan. [beritaislam24h.info / mid]

Thursday, 9 November 2017

Wanita Non Muslim Ini Terkesan Setelah Dijelaskan Mengapa Jabat Tangannya Tak Disentuh

Wanita Non Muslim Ini Terkesan Setelah Dijelaskan Mengapa Jabat Tangannya Tak Disentuh

Berita Islam 24H - Sebagian orang merasa canggung ketika seorang wanita di depannya mengulurkan tangan untuk salaman. Mau menolak, khawatir menyinggung perasaannya. Padahal dalam hati kecilnya, ia tahu tidak diperkenankan berjabat tangan dengan wanita non mahram.

Bagaimana cara menyikapi agar terhindar dari bersentuhan dengan wanita non mahram tanpa menyinggung perasaannya, bahkan menjadi dakwah kepada wanita tersebut? Pria ini punya cara tersendiri.

“Saya mau menyalami Anda, tapi sayang sekali saya tidak diperbolehkan. Biar saya jelaskan,” kata pria muslim itu saat wanita non muslim di depannya mengulurkan tangan usai dialog.

“Anda boleh jabat tangan saya?” tanya pria teman wanita non muslim itu.

“O ya, kalau Anda tak mengapa.”

Pria muslim itu melanjutkan penjelasannya. “Disebabkan rasa hormat pada Anda, saya hanya boleh menyentuh istri saya atau keluarga saya. Itu karena martabat Anda sangat tinggi dalam Islam.”

“O...” wanita non muslim itu terpana.

“Saya tidak dibenarkan menyentuh Anda begitu saja. Itu dianggap tidak sopan. Ini lantaran rasa hormat. Bukan yang lain”

Beberapa kali wanita non muslim itu menunjukkan ketakjubannya.

“Saya agak terkejut. Masuk akal,” katanya. “Kalau begitu saya menyalami para wanita muslimah yang di sana saja.”

Demikianlah ketika prinsip disampaikan dengan cara yang baik. Orang lain pun akan memakluminya. Tidak marah, tidak tersinggung, bahkan terkesan dengan Islam.


Mengharukan! Sidang Pengadilan Di AS, Ayah Muslim Memaafkan dan Memeluk Pembunuh Anaknya

Mengharukan! Sidang Pengadilan Di AS, Ayah Muslim Memaafkan dan Memeluk Pembunuh Anaknya

Berita Islam 24H - Ada momen mengharukan dan menjadi pemberitaan media-media AS saat berlangsungnya sidang di Pengadilan kota Lexington, Negara Bagian Kentucky, AS, Selasa (7/112017) kemarin.

Seorang ayah muslim AS, Abdul-Mumin Sombat Jitmoud, dimana anaknya yang bernama Salahuddin (yang bekerja pengantar Pizza) menjadi korban pembunuhan.

Di depan hakim, sang ayah memaafkan pelaku pembunuhan Trey Alexander Reyfold, lalu memeluknya, diiringi tangisan haru ibu pelaku pembunuhan.

Sang Ayah korban bahkan memanggil pelaku dengan sebutan 'Anakku, keponankanku'.

Abdul-Mumin Sombat Jitmoud:

"Anakku, keponakanku, aku memaafkanmu atas nama Salahuddin dan ibundanya."

"Saya tidak menyalahkanmu atas kejahatan yang telah kau lakukan, saya tidak marah kepadamu telah menjadi bagian dari yang menyakiti putra saya."

"Saya marah pada Iblis, saya salahkan Iblis, yang menyesatkan kamu dan membuat kamu melakukan kejahatan mengerikan ini."

"Saya sungguh merasa iba pada orangtua kamu, mereka membesarkan kamu dan ingin kamu menjadi sukses. Kesuksesan kamu adalah kesuksesan mereka, kebahagiaan kamu adalah kebahagiaan mereka."

"Sekarang mereka harus menangis akibat kejahatan mengerikan (pembunuhan) yang telah kamu lakukan."

"Pemaafan dan pengampunan adalah hadiah terbesar dalam Islam. Saya harus mengeluarkan semua perasaan saya untuk memaafkan orang yang telah menjahati keluarga saya."

Sang ayah lalu memeluk Trey Alexander Reyfold, yang sebelumnya telah mengaku bersalah atas kejahatan membunuh.

Ibunda pelaku yang mendampingi tak kuasa pecah tangisnya.

Pada April 2015, Salahuddin Jitmoud sedang mengantarkan salah satu pizza terakhir di shift malamnya. Tapi keesokan hari jasadnya ditemukan di sekitar Walnut Hills Complex (Lexington, Kentucky). Penyelidikan kemudian menemukan ada 3 orang yang merencanakan untuk merampoknya namun berakhir dengan menusuk Salahuddin hingga tewas.

Pada Oktober 2017, Grand Jury di wilayah tugas Fayette County memutuskan untuk menetapkan tuduhan pada Relford namun membebaskan 2 lainnya.

Dalam sesi sidang pengadilan 7 November 2017, ayah dari Salahudin memaafkan Relford dalam sebuah testimoni yang mengharukan.

Namun pengadilan tetap memberi hukuman penjara selama 31 tahun bagi Relford.


Berikut video momen mengharukan itu...


Wednesday, 8 November 2017

Ulama Muslim Dunia Serukan Kebangkitan Kaum Muslim

Ulama Muslim Dunia Serukan Kebangkitan Kaum Muslim

Berita Islam 24H - Ulama Muslim seluruh dunia hari Senin (5/11/2017).bertemu di Istanbul Turki untuk bekerja dan berjuang untuk memperkuat kaum Muslimin, lapor Anadolu Agency.

“Islam telah menyebar dari Jazirah Arab ke China, dari Samarkand ke Semenanjung India, Asia dan Eropa. Ketika itu, Umayyah dan Muslim menjadi penguasa dunia dalam waktu yang sangat singkat. Kemudian kita harus mengembalikan umat ini kembali kepada hari-hari itu. Ini adalah janji kita kepada umat,” kata Ketua Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS) Syeikh Yusuf al-Qaradhawi.

Hadir dalam pertemuan ke-5 Dewan Pengawas IUMS Syeikh Dr Yusuf al Qaradhawi, Wakil Ketua Direktorat Urusan Agama Turki Selim Argun serta ulama-ulama dari seluruh dunia.

Para ulama membahas konflik di dunia Islam dan peran ulama dalam memecahkan masalah ini, menyerukan kebangkitan kaum Muslim.

Syeikh al Qaradhawi mengatakan bahwa para ulama, para dai dan aktivis Islam harus berusaha membuat kaum Muslim kuat kembali. [beritaislam24h.info / htl]

Tuesday, 7 November 2017

Rudal-rudal yang Ditembakkan Syiah Houthi ke Saudi Buatan Iran

Rudal-rudal yang Ditembakkan Syiah Houthi ke Saudi Buatan Iran

Berita Islam 24H - Komando Pasukan Koalisi menyatakan rudal-rudal balistik yang dikerahkan milisi Syiah Houti untuk menyerang Arab Saudi merupakan rudal buatan Iran dan bukan berasal dari tentara Yaman.

Jubir Komando Pasukan Koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi, Koloner Turki bin Saleh al-Maliki, mengatakan serangan yang ditujukan ke Riyadh dan tempat-tempat suci di Mekkah itu adalah sebuah “serangan barbar”.

Oleh karena itu, “Houti tidak akan bisa berperilaku kejam begini tanpa dukungan rezim Iran,” ujar dia.

Al-Maliki mengatakan mereka memiliki bukti yang menunjukan dukungan senjata Iran kepada milisi Syiah Houti. Setelah ibu kota Sana’a jatuh ke tangan Houti pada September 2014, semua fasilitas militer pemerintah Yaman mereka kuasai. Contoh terpenting adalah rudal balistik.

Iran juga memberi dukungan pendidikan, perencanaan dan penerapan kepada milisi Syiah Houti berupa tenaga ahli dan rudal-rudal balistiknya.

Maliki menunjukkan beberapa foto rudal balistik bernama "Volcano-1" dan " Volcano -2". Ia mengatakan bahwa sebelumnya Yaman tidak memiliki rudal-rudal tersebut, dan hal ini menunjukkan bahwa rudal balistik itu diselundupkan ke negara tersebut.

Kolonel Maliki mengatakan rudal-rudal itu diselundupkan dalam bentuk terpisah, lalu dirakit kembali di Yaman.

Maliki menambahkan bahwa koalisi akan memasukan 40 nama pemimpin Syiah Houti ke dalam daftar teroris di waktu mendatang, namun saat ini ia tidak memberikan informasi apapun.

Turki al-Maliki juga menyampaikan bahwa milisi Houti telah menaruh sekitar 50 ribu bom ranjau di daerah perbatasan Arab Saudi.

Komando pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi menyatakan, “Untuk mempertahankan wilayah, rakyat dan kepentingannya, Arab Saudi berhak untuk menanggapi Iran dengan cara yang diakui oleh hukum internasional, dan pada saat yang tepat".

Pernyataan itu juga menyebutkan “Koalisi melihat Iran jelas melakukan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2216, karena memberi dukungan rudal kepada milisi Houti. Peran Iran dalam penyerangan ini merupakan sebuah serangan terbuka terhadap perdamaian dan keamanan negara tetangga, dunia, dan kawasan Timur Tengah”.

Selain itu, untuk sementara koalisi menutup semua perbatasan udara, laut, dan darat dengan Yaman kecuali untuk masuknya bantuan kemanusiaan dari luar. [beritaislam24h.info / vic]
Kelley, Pembantai 26 Jemaat Gereja Texas dan Tak Dicap Teroris

Kelley, Pembantai 26 Jemaat Gereja Texas dan Tak Dicap Teroris

Berita Islam 24H - Tersangka pembantai 26 jemaat gereja di Texas selatan dengan tembakan telah diidentifikasi bernama Devin Patrick Kelley, 26. Presiden Donald Trump, FBI dan polisi tidak menyebut penembakan massal ini sebagai aksi teroris.

Kelley, yang merupakan pria kulit putih ini ternyata mantan anggota Angkatan Udara Amerika Serikat (AS). Dia memiliki tempat tinggal di New Braunfels, Texas, yang berjarak sekitar 35 mil dari First Baptist Church, di Sutherland Springs, tempat serangan tersebut.

Tersangka ditemukan tewas setelah melarikan diri dengan mobilnya. Belum jelas penyebab kematian Kelley.

Penembakan massal pada hari Minggu waktu AS itu juga menyebabkan 20 orang lainnya terkuka. Gubernur Texas Greg Abbott menggambarkannya sebagai penembakan terburuk dalam sejarah negara bagian Texas.

Pada hari Minggu malam, pihak berwenang hanya mengidentifikasi tersangka sebagai pria kulit yang masih berusia muda. Pejabat berwenang mengatakan bahwa tersangka mengenakan pakaian serba hitam, memasuki First Baptist Church dan mengumbar tembakan.

Saat Kelley melarikan diri dengan mobilnya, polisi mengejar. Dia tewas dengan luka tembak. Belum apakah kematiannya akibat bunuh diri atau ditembak oleh polisi yang mengejarnya.

Mengutip laporan CBS News, Senin (6/11/2017), Kelley adalah mantan anggota Angkatan Udara AS yang bertugas dari 2010 hingga 2014. Dia dipecat dengan tidak hormat dan diadili pada bulan Mei 2014.

Juru bicara Angkatan Udara Ann Stefanek mengatakan kepada The Associated Press bahwa sebuah catatan menunjukkan Kelley bertugas di Kesiapan Logistik di Pangkalan Angkatan Udara Holloman di New Mexico dari tahun 2010 sampai dia dipecat. Penyebab dia dipecat belum diungkap Angkatan Udara AS.

Sementara itu, Pentagon mengatakan kepada The Associated Press bahwa Kelley adalah seorang mantan awak pesawat.

Para pejabat mengatakan tersangka tinggal di pinggiran Kota San Antonio dan diyakini tidak terkait dengan kelompok teroris terorganisir. Menurut laporan CBS News, Kelley memiliki seorang istri bernama Danielle Lee Shields.

Penyidik akan melihat posting media sosialnya yang dibuat pada hari-hari sebelum serangan pada hari Minggu. Salah satu posting tersebut adalah fotonya yang memamerkan senjata semi-otomatis AR-15. Penyidik belum mengungkap motif penembakan massal di gereja tersebut. [beritaislam24h.info / sn]
Menteri Saudi: Libanon Nyatakan Perang Melawan Arab Saudi

Menteri Saudi: Libanon Nyatakan Perang Melawan Arab Saudi

Berita Islam 24H - Menteri Urusan Teluk Arab Saudi, Thamer al-Sabhan, mengatakan bahwa pemerintah Libanon telah menyatakan perang melawan Kerajaan Arab Saudi. Pernyataan menteri tersebut merujuk pada tindakan Hizbullah Libanon yang dia anggap sudah melakukan agresi terhadap Riyadh.

”Kami akan memperlakukan pemerintah Libanon sebagai pemerintah yang menyatakan perang terhadap Arab Saudi karena agresi Hizbullah,” katanya.

Mengutip laporan Al Arabiya, Selasa (7/11/2017), Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud telah mengungkapkan bahwa Saad Hariri—Perdana Menteri Libabon yang mengumumkan mengundurkan diri—merinci agresi Hizbullah terhadap Riyadh. Kerajaan Saudi menekankan bahwa pemerintah Libanon harus menyadari bahaya yang dipaksakan oleh milisi sekutu Iran tersebut.

Sabhan melanjutkan, milisi Hizbullah terlibat dalam tindakan “teroris” yang mengancam Kerajaan. Dia menegaskan bahwa Arab Saudi akan menggunakan semua cara politik dan lainnya untuk menghadapi faksi yang dia sebut sebagai “Partai Setan” itu.

”Kami mengharapkan pemerintah Libanon bertindak untuk mencegah Hizbullah,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya.

Sabhan juga menuduh Hizbullah menyelundupkan narkoba ke Arab Saudi dan melatih pemuda Saudi dalam tindakan terorisme.

Menteri tersebut mengatakan bahwa Hariri dan pemerintah Libanon tidak akan menerima posisi milisi Hizbullah. ”Libanon diculik oleh milisi Hizbullah dan di belakangnya adalah Iran,” katanya.

Pemerintah Libanon di Beirut belum merespons pernyataan pejabat tinggi Riyadh perihal klaim pengumuman perang itu. [beritaislam24h.info / sn]
Robbie Maestracci: Islam menyelamatkan saya dari kehidupan kriminal

Robbie Maestracci: Islam menyelamatkan saya dari kehidupan kriminal

Berita Islam 24H - Seorang Kristen pemakai obat-obatan dari Australia Robbie Maestracci memeluk Islam dan kini menjadi bersih dari obat-obatan dan kehidupan kriminal.

"I gave my Shahādah, the testament of faith, that night, and everything changed. I no longer had this desire to use drugs, and I’ve been clean now for five years. It changed my entire life. It gave me the means and the rules and the path to follow to achieve what I’d set out to achieve a year before I converted, which was to strive to become the best version of myself. Islam saved me from a life of crime."

("Saya mengikrarkan Syahadat, pernyataan keimanan, pada malam itu, dan semuanya berubah. Saya tak lagi punya hasrat untuk memakai Narkoba, dan saya telah bersih selama 5 tahun. Islam mengubah seluruh jalan hidup saya. Islam memberi cara, aturan dan jalan bagi saya untuk mencapai tujuan yang saya tetapkan setahun sebelum menjadi mualaf. Yaitu untuk berjuang menjadi pribadi terbaik dari diri saya. Islam menyelamatkan saya dari kehidupan kriminal.")

Robbi Maestracci meninggalkan kehidupan kriminal saat ia menjadi mualaf 5 tahun lalu. [beritaislam24h.info / pii]

Monday, 6 November 2017

Pelaku Penembakan Gereja di Texas Seorang Pengajar Bibel

Pelaku Penembakan Gereja di Texas Seorang Pengajar Bibel

Berita Islam 24H - Pelaku penembakan massal saat misa di sebuah gereja di Texas pada Ahad (05/11/2017) siang diidentifikasi sebagai Devin Patrick Kelley (26 th). Kelley adalah pengajar ilmu bibel yang dipecat secara tidak hormat dari Angkatan Udara AS.

Pria asal New Braunfels, sebuah kota di pinggiran San Antonio itu melarikan diri dengan mobilnya setelah menewaskan 26 orang, termasuk seorang anak berusia dua tahun. Ia masuk ke First Baptist Church di Sutherland Springs mengenakan perlengkapan taktis hitam dengan sabuk balistik dan senapan serbu.

Kelley kemudian melarikan diri dari gereja tersebut setelah seorang penduduk setempat menembakinya. Dia kemudian dikejar oleh polisi sampai kendaraannya menabrak. Polisi menemukannya dalam kondisi tewas dengan banyak senjata dan bahan peledak di mobilnya.

“Kami tidak yakin apakah itu ditimbulkan sendiri atau jika dia ditembak oleh penduduk setempat,” kata Direktur Regional Keselamatan Publik Texas, Freeman Martin. Polisi San Antonio bersama unit K9 dan jobom setelah itu menggerebek rumah Kelley pada Ahad malam.

Kelley, yang kabarnya sudah menikah, baru saja memposting sebuah foto diri dengan sebuah senapan AR-15 di halaman Facebook-nya dengan caption “Dia adalah p*****r”

Akun LinkedIn yang tampaknya milik Kelley menyatakan bahwa dia bergabung dengan Angkatan Udara AS setelah lulus di New Braunfels High School pada tahun 2009. Dia bekerja di bidang logistik sampai dia dipecat dengan tidak hormat pada 2014 dan bahkan diadili pada bulan Mei 2014.

Dia kemudian mendaftarkan diri sebagai pengajar bibel di Kingsville First Baptist Church. Polisi sekarang menyelidiki kemungkinan Kelley berada dalam kelompok milisi lokal.

Komisaris Wilson County Albert Gamez Jr mengatakan kepada CNN bahwa setidaknya 27 orang -termasuk penembak- telah tewas dalam penembakan tersebut, namun jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat. Korban termasuk seorang gadis berusia dua tahun, seorang wanita hamil dan anak penggembala berusia 14 tahun. Pusat Medis Connally Memorial mengatakan ‘beberapa’ korban sedang dirawat. [beritaislam24h.info / kn]
Pangeran Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter dekat Yaman

Pangeran Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter dekat Yaman

Berita Islam 24H - Insiden kecelakaan helikopter di sekitar 70 mil dekat perbatasan selatan Yaman terjadi pada Minggu (5/11). Delapan orang tewas akibat kecelakaan tersebut.

Salah satunya adalah Pangeran Saudi Mansour bin Muqrin. Reuters melaporkan helikopter itu diduga jatuh saat mereka tengah memantau daerah dekat pantai provinsi Asir. Sementara menurut Wall Street Journal, diketahui, Mansour kini juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Asir.



"Saat kembali di malam hari, kontak dengan helikopter hilang, pihak berwenang saat ini mencari korban selamat di mana reruntuhan itu ditemukan," kata Wall Street.

Sementara dilansir BBC, nasib seluruh awak helikopter belum bisa dipastikan. Namun, melihat hancurnya helikopter yang jatuh, diperkirakan seluruh penumpang heikopter tewas dalam kecelakaan tersebut.



Pangeran Mansour adalah anak pangeran Muqrin bin Abdulaziz, yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pangeran mahkota Arab Saudi pada bulan April 2015.

Arsir, merupakan sebuah wilayah yang terletak di barat daya Saudi. Daerah tersebut dikenal sebagai kawasan rawan serangan Yaman selama beberapa bulan terakhir. Diketahui, konflik Arab Saudi-Yaman memang telah bergulir sejak awal 2015.



Kecelakaan tersebut juga terjadi tak lama setelah Putra Mahkota Salman, Mohammed bin Salman (MbS), memimpin sebuah penyelidikan di bawah Komite Antikorupsi yang baru saja dibentuk, tentang beberapa pangeran Saudi dan menterinya yang diduga melakukan korupsi.

Di antara mereka adalah Pangeran al-Waleed bin Talal, seorang konglomerat yang masuk sebagai deretan orang terkaya di dunia. [beritaislam24h.info / kmp]

Saturday, 4 November 2017

Usai Serangan New York, Komunitas Muslim Jadi Sasaran Vandalisme

Usai Serangan New York, Komunitas Muslim Jadi Sasaran Vandalisme

Berita Islam 24H - Warga Muslim di Amerika lagi-lagi dihantui ketakutan. Serangan yang dilakukan Sayfullo Saipov di New York belum lama ini membuat mereka, khususnya penduduk berdarah Uzbekisatan kembali dikucilkan.

Teror yang dilakukan Saipov itu berimbas pada komunitas Muslim yang terus tumbuh di Negeri Paman Sam. Tekanan terpaksa mereka hadapi menyusul aksi pria 29 tahun tersebut yang merenggut nyawa delapan orang.

Belum lagi cacian yang terlontar dari warga yang mengidap Islamofobia, seperti yang didlakukan Dmitriy Gekhman. Imigran asal Ukraina itu menulis kata-kata tidak pantas pada dinding apartemen Bensonhurst di Brooklyn.

Secara kasar, dia meminta imigran Uzbekistan untuk pulang ke negara mereka. Aksi vandalisme yang dilakukan Gekhman tak pelak menyita perhatian publik. Pria 28 tahun itu kini mendekam dibalik jeruji atas tuduhan menyebar ujaran kebencian.

"Banyak warga Muslim yang mengaku takut pergi ke masjid akibat khawatir menjadi target pembalasan dendam," kata Ketua Komunitas Eyup Sultan Cultural Center, Kenan Taskent di Brighton Beach, Brooklyn.

Usai peristiwa di New Yok, Rabu (29/10) sore kemarin, Taskent mengungkapkan, komunitas Muslim khususnya imigran Uzbekistan menghadapi tantangan unik lain yang berbeda. Taskent mengatakan, mereka tak bisa melakukan segala seuatunya dengan leluasa.

"Status imigran, kendala bahasa dan beberapa faktor lain menambah ketakutan mereka dimana seharusnya itu adalah hal yang tidak perlu," tambahnya.

Tak mudah untuk menghilangkan rasa takut tersebut. Taskent mengaku terus berusaha memberikan ketenangan bagi warga yang mencari perlindungan. Keluarga Kenan Taskent menyumbang pembangunan masjid dikawasan yang tumbuh bersama dengan komunitas Muslim asal Turki.

Dia mengatakan, pintu tempat ibadah umat Islam itu akan selalu terbuka bagi siapapun yang merasa takut akibat reputasi yang telah dirusak oleh beberapa pelaku kejahatan. Hal tersebut sedikit banyak memberi ruang relaksasi terlebih ada kemiripan bahasa antara Uzbekistan dan Turki.

Presiden Federasi warga Uzbek-American, Farhod Sulton mengecam perbuatan yang dilakukan Sayfullo Saipov. Dia mengatakan, aksi teror yang dilakukan Saipov memberikan dampak bagi komunitas muslim yang ada di Amerika.

"Saya tidak tahu bagaimana cara menyingkirkan orang-orang seperti ini (teroris)," kata Farhod Sulton.

Dia menceritakan bagaimana tiga orang imigran Uzbekistan dan Kazakhstan didakwa berencana pergi dan bergabung dengan ISIS pada 2015 lalu. Hal itu, dia mengatakan, memberi cap serupa bagi seluruh komunitas muslim.

Dia mengatakan, secara tiba-tiba orang-orang mengaitkan warga komunitas dengan tiga orang tersebut. Hal itu, lanjut Sulton, meningkatkan permusuhan terhadap orang lain dari Uzbekistan yang tinggal di sini. "Dan ini mempengaruhi segalanya mulai dari pekerjaan, sekolah hingga kehidupan sosial. Kami benci apa yang orang-orang ini lakukan," kata Sulton.

Sulton mengatakan, kaum muda kerap menjadi sasaran propaganda terorisme. Dia melanjutkan, mereka yang terlibat kegiatan teroris cenderung memiliki sedikit hubungan dengan masyarakat, tidak datang ke masjid, dan diradikalisasi oleh internet.

Presiden Masyarakat Pejabat Muslim Kepolisian New York, Letnan Adeel Rana berusaha menghilangkan rasa takut yang dialami komunitas muslim. Dia berusaha menjamin kebebasan komunitas untuk beraktivitas dan mengatakan jika kepolisian ada dipihak mereka. "Saya ingin meyakinkan Anda bahwa NYPD ada di sini untuk melindungi setiap orang," kata Rana.

Seperti diketahui, Sayfullo Saipov merenggut nyawa delapan orang dengan mengendarai truk sewaan dan menabrak para pejalan kaki dan pengendara sepeda di jalur sepeda di samping Sungai Hudson di New York City. Presiden Amerika Serikat Donald Trump lantas berencana memperketat pemeriksaan terhadap imigran, terlebih dari negara-negara muslim. [beritaislam24h.info / rci]
Ekonomi Nyungsep, Venezuela: Kami tak bisa lagi membayar utang!

Ekonomi Nyungsep, Venezuela: Kami tak bisa lagi membayar utang!

Berita Islam 24H - Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada akhirnya mengakui bahwa pemerintahannya tidak mampu membayar utang-utang negaranya yang menggunung. Dalam siaran televisi pada Kamis (2/11), Maduro mengatakan bahwa Venezuela dan perusahaan minyak milik negara PDVSA, akan mencari jalan untuk melakukan restrukturisasi pembayaran utang mereka. Informasi saja, PDVSA telah melakukan pembayaran senilai US$ 1,1 miliar pada Kamis. Jumlah tersebut terbilang besar bagi negara yang cadangan devisanya hanya tinggal US$ 10 miliar. "Namun setelah pembayaran, mulai hari ini, saya mengumumkan refinancing dan restrukturisasi utang eksternal," papar Maduro.

Seperti yang diketahui, Venezuela sudah terjungkal ke dalam krisis kemanusiaan yang mendalam, di mana rakyatnya kekurangan bahan pangan dan obat-obatan. Banyak dari mereka yang tidak mampu membeli bahan-bahan dasar karena harganya yang meroket. Selain itu, mata uang bolivar terus melemah dan hanya setara dengan sepersepuluh penny AS.

Jika pemerintahan Maduro tidak berhasil mencapai kesepakatan baru dengan para pemegang obligasi terkait restrukturisasi utang, maka dapat dikatakan negara ini default.

Jika default terjadi, hal itu akan menyebabkan serangkaian kejadian yang buruk.

Misalnya saja, investor di AS dan negara lain dapat menguasai minyak Venezuela sebagai jaminan.

Padahal, minyak merupakan sumber utama pendapatan pemerintah dan hanya minyaklah satu-satunya jalan untuk membeli makanan dan obat-obatan bagi 30 juta warganya. Karena pemerintah Venezuela tidak mengembangkan dengan baik lahan pertaniannya, maka, Venezuela harus mengimpor seluruh makanannya.

Mendapatkan kesepakatan akan jadwal pembayaran utang baru tidak mudah dengan investor Wall Street. Lihat saja Argentina. Pemerintah Argentina harus berjuang keras di pengadilan AS selama 15 tahun untuk mendapatkan jalan keluar atas utangnya yang tidak terbayar.

Selama masa itu, pemerintah Argentina menutup pasar utang internasional, yang mengguncang perekonomian mereka. Warga Argentina menyebut para investor sebagai lintah darat karena mereka membeli obligasi di harga murah dan menuntut pemerintah untuk membayar dengan nilai yang lebih tinggi. Akhirnya, kedua pihak mencapai kesepakatan di awal 2016, tak lama setelah pemerintahan baru Argentina memerintah.

Pengalaman Venezuela di meja negosiasi bisa lebih buruk lagi. Berdasarkan perusahaan riset Capital Economics, semua pihak menilai, Venezuela berutang senilai US$ 65 miliar dalam obligasi yang berdenominasi mata uang asing, mayoritas dalam dollar. Venezuela juga berutang pada China, Rusia, provider jasa minyak, maskapai penerbangan, sejumlah perusahaan lain.

Maduro telah menunjuk Wakil Presiden Tareck El Aissami untuk memimpin upaya restrukturisasi utang. Pada Februari, Departemen Keuangan AS menuduh El Aissami melakukan perdagangan narkoba dan membekukan asetnya di AS El Aissami membantah tuduhan tersebut.

Sementara itu, Maduro dan pejabat lain di pemerintahannya menyalahkan Presiden Trump atas masalah utang Venezuela setelah Trump memberlakukan sanksi keuangan yang kaku di negara tersebut pada Agustus. [beritaislam24h.info / kci]

Friday, 3 November 2017

PBB: 800 Ribu Pengungsi Rohingya Dalam Kondisi Sangat Akut

PBB: 800 Ribu Pengungsi Rohingya Dalam Kondisi Sangat Akut

Berita Islam 24H - Lebih dari 800.000 pengungsi Rohingya Myanmar diduga hidup dalam situasi yang "sangat akut", kata Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) Filippo Grandi kepada Dewan Keamanan PBB pada Kamis (2/11/2017).

Grandi mengeluarkan pernyataan mengenai pengungsi Rohingya tersebut, sebagai perbandingan dengan 65 juta sampai 66 juta orang yang dipaksa meninggalkan tempat tinggal mereka di dunia.

"Kami berbicara mengenai sebagian krisis paling rumit di Afrika terutama di Sudan Selatan, Republik Demokratik Kongo," kata Grandi kepada wartawan di luar ruang pertemuan Dewan Keamanan.

"Ada banyak perhatian pada situasi di Bangladesh --pengungsi Rohingya, yang datang dari Myanmar-- dan pergerakan krisis tersebut, yang barangkali yang paling akut pada saat ini," katanya.

Dari 800.000 pengungsi, kata para pejabat PBB, 607.000 menyelamatkan diri dari kerusuhan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar Utara, sejak 25 Agustus. Saat itu, gerilyawan Rohingya melancarkan serangan terhadap pos keamanan, sehingga memicu pembalasan dari pasukan pemerintah dan penjaga keamanan sipil. Banyak desa dibumi-hanguskan dan warga desa menyelamatkan diri setelah kerusuhan mematikan merebak.

Akses ke Negara Bagian Rakhine sangat dibatasi. Kendati demikian seorang pejabat senior PBB pada Oktober terbang di atas sebagian wilayah yang mengalami teror dan melaporkan ia melihat banyak desa yang terbakar.

"Ada dukungan buat peran yang bisa dimainkan oleh UNHCR dalam memfasilitasi pembahasan mengenai kepulangan secara sukarela, aman dan bermartabat jika dan ketika keadaan tercipta di Negara Bagian Rakhine agar ini bisa terjadi," kata kepada Badan Pengungsi PBB tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua.

Ia menjelaskan karena pengungsi adalah masalah kemanusiaan, semuanya dibahas di dalam UNHCR sebagai "peristiwa non-politis".

"Tapi itu adalah masalah yang tumpang-tindih dengan agenda perdamaian dan keamanan Dewan Keamanan. Jadi, penyelesaian masalah pengungsi pada dasarnya adalah politik," ujarnya.

Etnis Rohingya menghadapi masalah tambahan karena secara hukum mereka tak memiliki negara. Myanmar tidak mengakui kebanyakan orang Muslim tersebut sebagai warga negara, bahkan setelah mereka tinggal selama beberapa dasawarsa di Myanmar, yang kebanyakan warganya adalah pemeluk agama Buddha.

"Anda perlu menangani masalah kewarganegaraan yang sangat rumit," kata Grandi.

"Tanpa itu, takkan ada jaminan mereka bisa pulang. Saya tidak tahu apakah kepulangan orang Rohingya dapat terjadi jika masalah ini tak diselesaikan," katanya.

"Ini bukan cuma pengungsi, tapi ini adalah pengungsi yang tak memiliki negara,"tegasnya. [beritaislam24h.info / tsc]

Thursday, 2 November 2017

Sudah Ditonton Jutaan Orang, Ternyata Lagu Ini Lecehkan Al Quran

Sudah Ditonton Jutaan Orang, Ternyata Lagu Ini Lecehkan Al Quran

Berita Islam 24H - Penistaan agama kembali terjadi. Kali ini, melalui sebuah lagu yang cukup hit, yang telah ditonton jutaan orang di Youtube.

Bagaimana tidak, dalam lagu yang video klipnya banyak membuka aurat itu, murattal Al Qur’an dijadikan backsound. Tak hanya itu, murattal tersebut juga dipotong-potong dan diulang layaknya musik rap.

Tak cukup sekali, murattal itu diputar berulang-ulang dalam video lagu tersebut.

“MC Nando e MC Luanzinho Vem Dançando Video Clipe DJ Leozinho MPC,” demikian judul lagu tersebut.

Sejumlah muslim pengguna Youtube telah menyadari adanya pelecehan Al Quran di lagu itu. Mereka pun menuntut agar video itu dihapus dari Youtube.

“I am requesting the authority of Youtube to deleate this vedio as it is a disrespect of our Holly Book Plz plz and plz remove this vedio,” kata Naasir Wani Vines, Kamis (2/11/2017) malam.

“Astagfirullah. May Allah help them and lead them to the right path. Ameen.” Kata Fida Lilu.

“Astagfirullah how can you be so disrespectfull to my religion and other,” kata Adam Sadi.

Video lagu tersebut diunggah oleh GR6 Exploda Oficial pada 19 September 2017. Saat berita ini ditulis, video tersebut telah ditonton 1.294.736 tayangan.

Bagi pengguna aplikasi Youtube yang ingin berpartisipasi melaporkan video tersebut agar segera diblokir, berikut ini caranya:
1. Buka link video tersebut: https://youtu.be/8XKZa8GgIyA
2. Klik titik tiga di pojok kanan atas di dalam video itu
3. Klik report in the list
4. Klik spam or misleading

Sedangkan bagi pengguna PC, setelah sign in dan membuka video tersebut kemudian:
1. Klik titik tiga di bawah video tersebut.
2. Klik report
3. Klik spam or misleading
4. Klik Scams / fraud
5. Isikan waktu pelanggaran, antara lain 0:19-0:22, 0:28-31, 0:36-0:40, 0:50-55
6. Klik Submit


Bela Agamanya, Gigi Hadid Kecam Jurnalis yang Hujat Wanita Berhijab

Bela Agamanya, Gigi Hadid Kecam Jurnalis yang Hujat Wanita Berhijab

Berita Islam 24H - Supermodel Gigi Hadid tidak tinggal diam saat agamanya disudutkan oleh jurnalis yang berusaha menghubungkannya dengan penyerangan di New York. Ia langsung angkat bicara saat jurnalis itu menyatakan posisinya melalui Twitter, Kamis (2/11/2017).

“Laura, aku tidak suka memberimu perhatian, tapi aku harus bilang ini- Kamu sangat t***l,” tulis Gigi dalam cuitannya tersebut.




Sebelumnya, jurnalis bernama Laura Loomer itu menghujat warga Muslim yang berjalan-jalan mengenakan hijab di jalanan tempat teror New York terjadi.

Laura menyatakan warga Muslim setempat “tidak pantas berlenggang” di tempat tersebut dengan mengenakan atribut yang dianggapnya jadi sumber teror.

“Kamu pikir mereka akan tahu diri tidak berjalan-jalan dengan hijab di perempatan tempat penyerangan. Tapi ternyata tidak. Kurasa mereka malah suka seperti ini,” tulis Laura.

Teror di Lower Manhattan, New York itu terjadi pada Selasa 31 Oktober 2017. Sebuah truk sewaan yang dikendarai Sayfullo Saipov menabrak pejalan kaki dan pesepeda yang ada di tempat itu, membunuh setidaknya delapan orang dan 12 orang terluka.

Pria 29 tahun asal Uzbekistan itu ditembak polisi di bagian perut setelah melakukan teror, namun tengah dalam pemulihan. Kejadian itu juga dikait-kaitkan dengan kelompok teroris Timur Tengah ISIS yang diklaim jadi sumber motivasi Saipov untuk melakukan hal tersebut.

Sementara itu, Gigi dan adiknya, Bella Hadid telah mengumumkan bahwa mereka bangga sebagai Muslim. Agama Islam dibawa oleh ayah mereka, Mohammed Hadid yang merupakan pengungsi dari Palestina, dan diakui oleh ibu mereka, Yolanda Hadid.

Mereka juga tidak tanggung-tanggung membagikan momen kebersamaan saat merayakan upacara khas Islam seperti puasa Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha dan lain-lain, bersama dengan kekasih Gigi yaitu Zayn Malik.

“Dia selalu religius, dan selalu berdoa bersama kami. Aku bangga jadi Muslim,” ucap Bella kepada Porter Magazine, dilansir Independent. [beritaislam24h.info / okz]
Ketika Penderitaan Muslim Rohingya Terekam Kamera Drone

Ketika Penderitaan Muslim Rohingya Terekam Kamera Drone

Berita Islam 24H - Mata dunia terbelalak ketika penderitaan Muslim Rohingya Myanmar terekam kamera drone dan satelit. Kedua alat canggih itu membantu lembaga--lembaga HAM internasional guna memotret nestapa 800 ribu pengungsi Rohingya yang menyeberangi Bangladesh dari Myanmar.

Dua alat canggih itu juga membantu menyediakan bukti kekejaman yang bisa membantu menguatkan dunia internasional dalam menuntut keadilan untuk Rohingya.

"Kami bisa mempertontonkan selama berjam-jam jumlah besar pengungsi menyeberangi perbatasan dan bagaimana begitu cepatnya kamp-kamp pengungsi menjamur, satu foto menangkap semuanya," kata Andrej Mahecic, juru bicara badan urusan pengungsi PBB (UNHCR).

UNHCR memanfaatkan video dan foto dari drone untuk menunjukkan besarnya skala krisis pengungsi itu, dan sekaligus menjadi alat untuk meyakinkan masyarakat dan donatur untuk turut meringankan Rohingya.

UNHCR juga menggunakan satelit untuk menghitung dan mengidentifikasi keluarga pengungsi berdasarkan lokasi mereka di kamp-kamp Bangladesh demi memastikan siapa dari mereka yang lebih dulu harus ditolong, kata Mahecic kepada Thomson Reuters Foundation lewat email.

Foto atau video dari drone yang menangkap masuknya pengungsi ke Bangladesh telah menaikkan donasi untuk pelayanan kesehatan, air bersih dan makanan, kata Komisi Darurat Bencana (DEC), sebuah aliansi dari 13 badan kemanusiaan Inggris.

Sedangkan badan-badan HAM berharap citra satelit bisa menyediakan bukti yang akan membantu diseretnya pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan ke meja hijau.

Foto satelit pernah digunakan Mahkamah Kriminal Internasional untuk bekas Yugoslavia (ICTY) guna membuktikan ada eksekusi massal pada 1995 di Srebrenica.

Namun teknologi semacam ini belum maksimal digunakan karena terbatasnya anggaran dan berbedanya metodologi standar yang diterima pengadilan, kata para pakar.

Human Rights Watch sendiri pernah membagikan foto-foto yang memperlihatkan pembakaran sekitar 300 desa di Myanmar, cuplikan video atau foto dari ponsel pengungsi, dan kesaksian para pengungsi, kepada Kantor Komisi HAM PBB.

"Kami menemukan sebuah lapangan dari citra satelit di mana orang-orang dieksekusi, yang bersesuaian dengan kesaksian dari banyak saksi mata," kata Josh Lyons, analis citra satelit dari HRW.

Komisioner Tinggi HAM PBB Zeid Ra'ad al-Hussein pernah menyebut kekerasan terhadap Rohingya di Myanmar adalah "terang-terangan pembersihan etnis". Komisi HAM PBB kini tengah mempelajari apakah yang menimpa Rohingya itu masuk kategori genosida. [beritaislam24h.info / tsc]

Tuesday, 31 October 2017

Gawat! Tokoh Gay Internasional Ini Bakal ke Indonesia, Warganet Serbu Akun Sinon Loresca

Gawat! Tokoh Gay Internasional Ini Bakal ke Indonesia, Warganet Serbu Akun Sinon Loresca

Berita Islam 24H - Postingan tokoh gay internasional, Sinon Loresca menjadi viral di media sosial.

Bukan tentang posenya yang mengenakan gaun atau baju renang untuk wanita, tetapi berupa tulisan rencana kunjungannya.

Sinon menuliskan akan mengunjungi Apollo Club di Indonesia pada 24 hingga 27 November nanti.

"Confirmed I'ii be back again in APOLLO CLUB JAKARTA INDONESIA! See you my lovely fans in Jakarta".

Postingan seketika menjadi viral, karena pria ini bukanlah sembarang pria.

Melainkan tokoh gay yang dikenal di dunia internasional.



Kedatangannya ke Jakarta mengagetkan banyak pengguna dunia maya.

Apalagi ia menyebutkan kata kembali lagi ke Apollo Club Jakarta, yang berarti bukan kali pertama datang ke Indonesia.

Pantauan BPost Online di akun instagram pria asal Filipina ini postingan rencana kedatangannya sudah dihapus.

Meski di postingan terakhir banyak mendapatkan 'bully' dari warganet yang disinyalir berasal dari Indonesia.

seorangblogger, "B***sat! Gw sleding pala lu kalo ketemu gw di jalan".

langgam_estu_jaya, "This is Indonesia, You wanna life, don't come here". (Ini Indonesia kalau mau hidup jangan datang ke sini)

ikhwan.solok2, "LGBT Goto Hell".

ikhwan.solok2, "Laknatullah alaihi LGBT".

ganesherlambangg, "Astagfirulallah azab engkau".



bgsaud, "Don't ever show your face in my country". (Jangan pernah tunjukkan mukamu di negaraku)

ramadnpa, "Go away from Indonesia". (Menjauh dari Indonesia)

Siapakah Sinon Loresca, pria ini berasal dari Filipina, ia menamai dirinya dengan sebutan 'The King of Catwalk'.

Ibunya kecewa dan membuang ijazahnya usai mengetahui anaknya seorang gay.

Sejak 2010 Sinon meninggalkan Manila dan tinggal di London dengan suami sesama jenis.

Videonya menjadi viral pada 2016 lalu usai diposting oleh Miss Universe.

Ia kembali ke Filipina dan muncul di berbagai acara televisi satu di antaranya bercerita tentang hidupnya. [beritaislam24h.info / tnc]

Monday, 30 October 2017

Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Berciuman, Ini Buktinya

Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Berciuman, Ini Buktinya

Berita Islam 24H - Apa jadinya jika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berciuman bibir dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu?

Meski tidak benar terjadi, tapi mural menggambarkan kondisi di atas muncul di perbatasan Israel di Betlehem, Tepi Barat.

Mural tersebut adalah karya seniman grafiti Australia Lushsux. Lushsux berharap lukisannya tersebut menarik perhatian dunia terhadap penderitaan orang-orang Palestina yang terkurung di balik dinding-dinding tinggi Israel


Tembok Bethlehem disulap menjadi sebuah karya seni protes yang menyuarakan ketakutan orang-orang Palestina. Pagar dan beton Israel di Tepi Barat dinilai sebagai upaya Israel mengikis tanah Palestina. Sementara, Israel sendiri menganggap proyek tersebut hanya sebagai benteng pertahanan terhadap serangan Palestina.

"Tembok itu memiliki pesan tersendiri," kata dia kepada Reuters. Ia mengaku sengaja tidak menggambarkan "bebaskan Palestine". "Saya tidak perlu menulis `Free Palestine` atau sesuatu seperti itu, sesuatu yang benar-benar langsung akan diabaikan oleh orang-orang," katanya.

"Saya hanya melukis apa yang biasanya saya cat dan mungkin orang akan mulai melihat latar belakang dan melihat kawat duri dan melihat orang-orang terjebak di balik tembok tersebut. Saya harap itu akan bekerja lebih baik," kata dia. [beritaislam24h.info / bdn]

Sunday, 29 October 2017

"Di Penjara, Aku Sholat Tanpa Jilbab dan Pakaian"

"Di Penjara, Aku Sholat Tanpa Jilbab dan Pakaian"

Berita Islam 24H - Pada hari pertama saya di Penjara Ramla, mereka melepas peniti-peniti yang tersemat di jilbab saya. Setelah saya kembali dari pengadilan yang pertama. Mereka memberitahu, saya dilarang memakai manset di penjara dengan dalih hanya sebagai assesoris pakaian. Sipir penjara mengambilnya dan membuangnya ke tempat sampah yang berada didekatnya.

Saya bisa menerima larangan itu, namun lengan pakaian saya pendek, sehingga saya memerlukan manset itu.

Suatu malam, saat kembali ke sel, setelah seharian berada di Bosta, saya tidak membiarkan mata ini tertutup, hingga saya dipanggil untuk penyelidikan. Saya sudah mempersiapkan diri saya dan saya juga mencuci kaos kaki saya, dan memakainya dalam keadaan basah. Ketika sipir penjara memegang kakiku, ia berkata kepada saya, “Saat kamu kembali, saya akan melepas kaos kaki kamu!!”

Ketika saya kembali dari penyelidikan jam satu malam, sipir penjara telah menunggu saya, ia mengambil kedua kaos kaki saya dan melemparnya ke tempat sampah.

Sepuluh hari telah berlalu sejak saya ditangkap. Di dalam sel penjara saya terisolasi dari semuanya. Dalam sholat, tilawah Qur’an , do’a-do’a dan munajat saya kepada Allah Azza wa Jalla saya memohon agar Allah segera menghilangkan penderitaan ini, dan mengakhiri segala cobaan ini.

Mungkin saya adalah sebagian kecil tahanan yang tenang dan stabil, di tengah tahanan terisolasi lain yang berteriak mencaci dan menggila.

Selesai dari pengadilan yang kelima, ketika saya kembali ke penjara, petugas memanggil saya dan mengatakan “Mulai hari ini dan seterusnya kamu tidak boleh memakai jilbab maupun pakaian di dalam sel Qassam ini!!”

Saya tidak tahu, dengan bahasa apapun saya berbicara untuk mengerti bahwa ini sama sekali tidak masuk akal, berkata-kata pun tidak membantu saya, saya mencoba terus bertahan, saya tidak menangis di depan sipir agar mereka tidak merasa gembira atas kemalangan saya, agar saya tidak putus asa dengan kekejaman ini.

Tapi saya tidak bisa menahan air mata saya hari itu, saya menangis di depannya dengan api kemarahan yang menyala, saya tidak bisa melakukan itu, dan saya tidak akan melakukannya !!

Saya sampai di pintu Qassam, sipir penjara menyuruh saya melepas jilbab, maka saya lepas, sekarang ia meminta saya untuk melepas pakaian saya, kalau saya menolak, akan dilepas secara paksa, dan saya terpaksa melepas pakaian saya di depan mereka.

Mereka memasukan saya ke dalam sel, ini puncak penderitaan saya, tangis saya langsung pecah, saya enggan melakukan apapun, saya coba untuk mengendalikan air mata saya, demi Allah air mata ini mengalir di luar kendali saya.

Sekarang usia saya 40 tahun dan saya tidak pernah melepas jilbab saya sejak berusia 7 tahun. Dan tidak ada satupun orang asing yang melihat saya tanpa pakaian sejak berusia 15 tahun.

Sekarang makhluk yang paling najis dan hina telah melihat saya tanpa jilbab dan pakaian.

Saya menangis sejadi-jadinya, menjerit, bertakbir.

Tidak ada yang menjawab, kecuali hanya dinding-dinding sel yang membisu.

Saya menangis hampir dua jam, saya shalat tanpa jilbab dan pakaian, saya berdoa agar Allah memberikan saya tidur yang nyenyak. memohon dijadikan hati ini tidak hanyut dalam tangisan.

Saya tidur hingga fajar, sejumlah sipir penjara masuk untuk mengabsen, saya kembali menangis. Saya menyembunyikan kepala saya di antara kedua tangan saya.

Ketika datang waktu dhuhur, sipir laki-laki datang untuk memeriksa sel, tangis saya kembali pecah. Saya mencoba meyakinkan mereka bahwa jilbab dan pakaian saya adalah bagian dari saya, mengambil keduanya seperti telah mengambil kulit saya dan menyayatnya.

Shalat saya tidak sah tanpanya, dan tidak ada seorang laki-laki pun yang boleh melihat saya tanpanya.

Suatu hari, saya dibawa ke sel yang lain, saya tidak tahu alasannya, saya berpikir saya akan menemukan keadaan yang lebih baik, ternyata ketika saya berada di sana, saya mendapati ruangan berdiameter dua meter, saya memeriksa kasur, maka saya mengangkat “kasur” itu, sungguh saya menemukan karat, air dan kecoa yang sudah mati, saya memeriksa toilet, penuh dengan limbah, kotoran, dan tisu. Saya membuka pompa toilet, sehingga menyedot semua kotoran dan najis, tampaknya semua sudah tersedot, dan saya tetap membiarkan pompa toilet itu tetap terbuka sepanjang malam, menyamarkan suara teriakan yang ada di dalam sel.

Dua kamera memantau tempat tidur, toilet, pintu kaca kamar mandi yang transparan dan rendah menampakkan apa yang ada dibelakangnya.

Sel ini berseberangan dengan ruangan sipir penjara. Semua yang di dalam dan di luar di periksa oleh para sipir. Mereka memeriksa seluruh pendatang baru sel yang kotor ini.

Tidak ada kamar mandi di dalam sel, tapi sel di dalam kamar mandi.

Saya mengambil wudhu untuk melaksanakan shalat Isya’, saya shalat tanpa jilbab, tanpa pakaian dan tanpa sujud karena tanahnya najis.

Keesokan harinya, saya diberi jilbab dan pakaian untuk pergi ke pengadilan

Saya sampai ke pengadilan dengan keadaan lelah karena perjalanan dan tangis yang terus menerus. Setelah semalaman terpaksa tidak bisa tertidur karena suara air toilet dan rasa sedih yang teramat dalam.

Dalam foto itu, saya berulangkali mengatakan kepada pengacara bagaimana mereka meraih jilbab saya dan memaksa saya untuk melepaskan pakaian saya. Juga tentang kondisi sel baru yang kotor. Bagaimana, untuk pertama kalinya dalam hidup saya, orang tersebut melihat saya tanpa pakaian dan saya shalat tanpa sujud ataupun penutup.

Pada hari itu, wajah saya mengungkapkan gambaran segala penderitaan dunia.

Ketika pengacara mengangkat masalah tentang saya, menjelaskan kepada mereka apa yang terjadi dengan saya di dalam penjara, bagaimana mereka melepas jilbab dan pakaian saya, para peserta sidang merasa kesal dan mendesak pengadilan.

Pengacara saya berhasil memperoleh keputusan dari pengadilan, agar mereka tidak melepas jilbab dan pakaian saya, dan mengembalikan saya ke sel yang pertama.

Setelah saya kembali dari pengadilan, mereka memaksa dan mengambil kulit (pakaian) saya untuk kedua kalinya dan menempatkan saya ke dalam sel yang menjijikkan.

Tetapi saya tetap mempertahankan hak saya, saya menjerit dan bertakbir selama 4 jam, hingga akhirnya mereka mempertemukan saya dengan kepala sipir, saya menunjukkan hasil keputusan pengadilan, dan mereka harus mentaatinya.

Murabithah Khodija Huwais

Terjemah oleh : 
Ana Rahmawati 
Adara Relief International