Wednesday, 1 November 2017

Setop Gunakan Tisu Toilet, Basuhlah dengan Air

Setop Gunakan Tisu Toilet, Basuhlah dengan Air

Berita Islam 24H - Membasuh menggunakan air bersih tetap menjadi cara terbaik ketimbang tisu toilet usai menunaikan urusan di kamar mandi. Para dokter mengingatkan, tisu toilet tidaklah efektif membersihkan, bahkan bisa menyebabkan masalah kesehatan yang mengkhawatirkan.

Menggunakan tisu toilet hanya akan meninggalkan sisa kotoran yang menempel. Dengan adanya kotoran tersebut sangat memungkinkan memicu gangguan kesehatan seperti fisura atau sobekan kecil di lapisan anus dan infeksi saluran kemih.

Jika terjadi masalah fisura, maka butuh waktu hingga delapan atau 12 minggu agar bisa sembuh. Jika tidak, maka masalah itu bisa menjurus pada wasir. Sedangkan masalah infeksi saluran kemih sering terjadi karena orang membersihkan dari belakang ke depan. Padahal itu membuat kuman berpindah ke alat vital dan bisa sangat berbahaya.

"Saya merasa agak membingungkan bahwa jutaan orang berjalan berkeliling dengan keadaan kotor sambil berpikir mereka bersih," ujar penulis The Big Necessity: The Unmentionable World of Human Waste dan Why It Matters Rose George dikutip Independent, Rabu(1/11).

Tisu toilet memang mengangkat kotoran, namun tidak membersihkan secara utuh. Sebaiknya ketika hanya menggunakan tisu, harus dibarengi dengan membasuhnya menggunakan air. Jika tidak ada, maka tisu basah bisa menjadi solusi sementara.

Wilayah Eropa dan Amerika Serikat terbiasa membersihkan diri di kamar mandi menggunakan tisu toilet. Meski, tidak dipungkiri, di beberapa tempat di kota besar Indonesia juga mulai banyak menerapkan hal sama. Padahal masyarakat Indonesia seharusnya tetap membiasakan menggunakan air, yang jauh lebih menyehatkan. [beritaislam24h.info / rci]

Sunday, 29 October 2017

Awas jangan terkecoh, ada 31 nama lain istilah daging babi
Daging babi (ilustrasi)

Awas jangan terkecoh, ada 31 nama lain istilah daging babi

Berita Islam 24H - Founder Halal Corner Aisha Maharani lewat akun Twitter-nya @AishaMaharanie mencatat ada 31 sebutan lain untuk bahan baku dari babi dan turunannya.

Istilah-istilah tersebut termasuk asing dan jarang didengar masyarakat Indonesia.

Inilah daftar istilah babi:

1. Pig : Babi muda dengan berat kurang dari 50 kg.

2. Pork: Daging babi.

3. Swine: Daging babi untuk seluruh spesies babi.

4. Hog: Babi dewasa dengan berat melebihi 50 kg.

5. Boar: Babi liar, babi hutan, atau celeng.

6. Lard: Lemak babi, biasa digunakan sebagai minyak untuk masakan, kue, atau bahan sabun.

7. Bacon: Daging hewan yang diasapi, terutama babi.

8. Ham: Daging babi bagian paha.

9. Sow: Babi betina dewasa (namun istilah ini jarang digunakan).

10. Sow milk: Susu yang dihasilkan dari babi.

11. Bak: Daging babi dalam bahasa Tiongkok.

Misal: Bak Kut Teh, bakkwa.

12. Char siu, cha siu, char siew: Mengacu hidangan kanton berupa daging barbeku.

13. Cu Nyuk: Daging babi dalam bahasa Khek/Hakka.

Istilah ini digunakan dalam makanan siomay dan bubur.

14. Rou: Babi dalam bahasa Mandarin, misalnya, hingshao rou, rou jia mo, tuotuorou, yuxiangrousi.

15. Dwaeji: Daging babi dalam bahasa Korea, biasanya digunakan sebagai varian dalam bulgogi dan galb.

16. Tonkatsu: Hidangan Jepang berupa irisan daging babi yang digoreng dengan tepung panir.

17. Tonkotsu: Hidangan Jepang berupa ramen berkuah putih keruh, terbuat dari tulang, lemak, dan kolagen babi.

18. Nuraniku: Sebutan daging babi dalam bahasa Jepang.

19. Yakibuta: Hidangan Jepang mirip char siu, biasanya digunakan untuk toping ramen.

20. Nibuta: Hidangan Jepang berupa pundak babi yang dimasak dengan sedikit kuah.

21. B2: Sebutan untuk makanan yang berbahan daging babi di daerah Batak dan Yogyakarta.

22. Khinzir: Nama untuk babi dalam bahasa Arab dan Melayu.

Istilah lain dari "Daging Babi"

23. Charsiu

24. Mu

25. Chasu

26. Cu (hewan babi)

27. Nyuk/Yuk (Daging), jadi kalo “Cu Nyuk” itu artinya “Daging Babi”

28. Cu-Rou (Dabing Babi)

29. Cha

30. Siu

31. Baikwat (porkribs)

Dalam bahasa Cina, istilah “Cu-Nyuk” sendiri sebenarnya mengacu pada "babi".

Herannya lagi, si penjual tidak memberikan peringatan apa-apa kepada si pembeli padahal mereka pasti tahu jika orang Islam haram mengkonsumsi daging babi.

Mudah-mudahan saja si ibu berjilbab yang ikut makan Sioamy Cu-Nyuk itu disebabkan ketidakpahamannya.

Istilah Lain dari Daging Babi Jika sewaktu-waktu kita ingin makan, terlebih di kawasan pecinan, maka berhati-hatilah dan bersikap waspada, karena di wilayah itu memang bertebaran aneka kuliner yang mengandung Babi.

Selain itu, yang juga perlu dicermati adalah KUE BULAN Kue enak khas Cina ini jika bungkusnya ada STIKER MERAH atau GAMBAR BABI, ya itu berarti kue mengandung Cu Nyuk alias Babi.

Setelah membaca, Jangan lupa SHARE pada yang lain, Insyaa Allah Ridho dan Rahmat Allah akan kau raih. Aamiin. [beritaislam24h.info / vic]

Wednesday, 18 October 2017

Keren! Sepatu Kets yang Dipakai Sandiaga Dirancang Khusus untuk Blusukan

Keren! Sepatu Kets yang Dipakai Sandiaga Dirancang Khusus untuk Blusukan

Berita Islam 24H - Sepatu kets andalan Wagub DKI Sandiaga Salahuddin Uno yang dipakai saat berseragam dinas didesain khusus untuk blusukan. Sepatu itu dirancang untuk memudahkan Sandiaga blusukan.

Peserta OK OCE, Hartono, yang membuat sepatu khusus untuk Sandiaga, mendesain 2 model sepatu untuk Sandiaga. Satu sepatu dibuat untuk lari dan satunya lagi khusus untuk aktivitas saat blusukan.

"Sepatu yang Pak Sandi sekarang pakai itu adalah yang generasi kedua, tetapi ke arahnya adalah untuk sepatu training, jadi sebenarnya memang tidak untuk didedikasikan untuk lari seperti yang half marathon dan lain-lain. Kalau ini lebih ke arahnya untuk dipakai sehari-hari, lebih kasual," ujar Hartono saat berbincang dengan detikcom, Rabu (18/10/2017).


Hartono membuat sepatu kets untuk Sandiaga dengan melakukan berbagai tes dan percobaan. Hartono juga menyesuaikannya dengan aktivitas sehari-hari Sandiaga.

"Jadi waktu kita mulai melakukan pembuatan untuk Pak Sandi memang kita melakukan tes cukup banyak. Jadi saya harus tahu kebiasaan Pak Sandi, keunggulan sepatu yang dipakai Pak Sandi sebelumnya. Baru saya bikin prototipe untuk yang dipakai Pak Sandi," kata Hartono.


Sepatu itu didesain khusus agar Sandiaga lebih mudah dalam dalam beraktivitas. Salah satu contoh keistimewaannya adalah tak ada tali sepatu.

"Jadi sepatu yang kedua ini hebatnya semuanya full rajut yang seperti kaos kaki. Jadi Pak Sandi sudah tidak ikat apa pun karena sepatunya ini sudah sama kaos kaki, Pak Sandi mau pakai kaos kaki, tidak mau pakai kaos kaki tidak ada masalah, karena materialnya sendiri itu sudah seperti kaos kaki yang memang tebal dan langsung nempel di kaki. Nggak pakai tali dan lain-lainnya," jelasnya. [beritaislam24h.info / dtk]

Saturday, 14 October 2017

Mahasiswa IPB Ciptakan Obat Kanker Kelenjar Getah Bening

Mahasiswa IPB Ciptakan Obat Kanker Kelenjar Getah Bening

Berita Islam 24H - Fakta yang cukup mencengangkan ini mendorong salah Juhrotul Aeniah, mahasiswa Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian pada alga hijau biru untuk pengobatan kanker getah bening.

Penelitian yang diberi judul “Aktivitas Antikanker Kelenjar Getah Bening (LIMFOMA) secara In Vitro dari Spirulina platensis (alga hijau biru) yang Dikultivasi dalam Media Organik”, ini dilakukan di bawah bimbingan Dr. Iriani Setyaningsih dan Dr. Kustiariyah Tarman.

Aeni mengatakan, pengobatan kanker seperti operasi, radiasi dan kemoterapi dapat menimbulkan efek samping, supresi sumsum tulang, gangguan saraf dan kerusakan fertilisasi. Hal ini membuat negara maju maupun berkembang cenderung kembali menggunakan obat alam untuk penyembuhan berbagai penyakit.

Salah satu bahan alami yang mempunyai potensi sebagai antikanker yaitu spirulina platensis (alga hijau biru). Namun, media yang biasa digunakan spirulina platensis yaitu media Walne dan Zarrouk yang harganya mahal. Karena itu, ia membuat penelitian dengan menggunakan media organik yang tersusun dari pupuk urea, Plant Catalyst dan RI1.

“Spirulina platensis yang ditumbuhkan dalam media organik belum diketahui aktivitasnya sebagai antikanker, itulah sebabnya saya melakukan penelitian ini. Penelitian ini untuk menentukan aktivitas antikanker kelenjar getah bening dari biomassa, ekstrak kasar dan fikosianin dari spirulina platensis yang dikultivasi dalam media organik,” ujar Aeni dalam keterangan tertulis kepada VIVA.co.id, Jumat, 13 Oktober 2017.

Dalam penelitiannya, pengujian antikanker dilakukan secara in vitro menggunakan metode Mikrotetrazolium (MTT) assay. Inilah salah satu keunikan pada penelitian tersebut, karena prinsip dan metodenya, yakni mengukur aktivitas hidrogenase mitokondria pada sel-sel hidup yang memiliki kemampuan untuk mengonversi MTT menjadi formazan.

Berdasarkan hasil penelitiannya, terjadi penghambatan pada sel raji, salah satu sel kanker kelenjar getah bening yang dapat digunakan untuk pengujian kanker kelenjar getah bening. Hal tersebut diduga karena sampel memiliki komponen aktif.

Komponen aktif inilah yang berpotensi sebagai antikanker. Bukan hanya itu, Aeni juga menerangkan adanya pertumbuhan sel normal yang menjadi abnormal akibat mutasi sel limfosit (sel darah putih) pada sistem limfatik yang disebut sebagai kanker kelenjar getah bening. [beritaislam24h.info / vv]

Friday, 13 October 2017

Efek Ketika Miras Dioplos Pakai Jengkol
Miras yang dioplos dengan jengkol digunakan oleh empat orang di Cipayung, Jakarta Timur

Efek Ketika Miras Dioplos Pakai Jengkol

Berita Islam 24H - Belum lama ini empat orang di Cipayung, Jakarta Timur, dilaporkan tewas pasca lakukan pesta minuman keras (miras) oplosan. Yang menarik para korban diketahui memakai jengkol sebagai bahan oplosannya.

"Betul ada laporan mengatakan bahwa ada kematian empat orang dari enam orang yang meminum miras oplosan yang dicampur dengan jengkol pada hari Minggu (8/10)," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, dikutip dari detikNews.

Dihubungi oleh detikHealth, ahli pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH mengomentari masalah tersebut. Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi jengkol memang dapat menyebabkan efek kejengkolan atau keracunan asam jengkolat.

"Saya enggak tahu kenapa oplosannya pakai jengkol. Mungkin karena dia pakai miras, kan bikin tidak sadar. Efek kejengkolan tersebut jadi tidak terasa," ujarnya, Jumat (13/10/2017).

Menurut dr Ari, orang yang sudah merasakan efek kejengkolan seperti mual, muntah, mulas, serta susah buang air kecil harus sesegera mungkin ditangani oleh dokter.

"Nanti dikasih obat untuk meluruhkan urine atau diuretik, tergantung kondisi pasien," imbuhnya.

Di akhir, dr Ari pun menyarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi jengkol dan diimbangi dengan banyak minum air putih setelahnya agar terhindar dari efek kejengkolan. [beritaislam24h.info / dtk]

Tuesday, 10 October 2017

Ini Alasan KH.Arifin Ilham Publikasikan Pernikahan

Ini Alasan KH.Arifin Ilham Publikasikan Pernikahan

Berita Islam 24H - Ibadah poligami KH. Arifin Ilham menjadi sorotan dan polemik publik, terutama setelah beliau menshare sejumlah foto kebersamaannya dengan ketiga istri di media sosial.

Tidak sedikit masyarakat yang mendukungnya, akan tetapi, ada pula masyarakat yang berpandangan negatif terhadap syariat poligami itu. Beragam hujatan dilontarkan, diantaranya adalah tuduhan pamer.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Majelis Zikir Az Zikra menjelaskan bahwa publikasi pernikahan merupakan syariat Islam yang diharuskan bagi umatnya.

"SubhanAllah sahabat sholehku, sungguh Islam mengajarkan umatnya supaya pernikahan itu dipublikasikan," kata Arifin itu melalui pesannya yang diterima voa-islam.com, pada Senin (9/10/2017).

Arifin menyitir hadits Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Tirmidzi berbunyi, “A’linuu haadzan-nikaaha waj-‘aluuhu fi’l-masaajidi wadh-ribuu ‘alaihid-dufuufa. "Umumkanlah pernikahan, selenggarakanlah di masjid dan bunyikanlah tetabuhan, "kutip Arifin menerjemahkan.

Arifin juga mengutip hadist Rasulullah Saw riwayat dari Ummu Salamah Ra yang berbunyi, “Kumandangkanlah pernikahan dan rahasiakanlah peminangan”.

"Sebaliknya, sembunyi-sembunyi bukan hanya jauh dari sunnah apalagi syiar, malah justru menimbulkan mudhorot besar dan banyak fitnahnya,"jelas Arifin.

Padahal, katanya lagi, orang yang tidak mempublikasi pernikahan itu berjalan dengan istrinya. Namun, karena tidak tersiar status pernikahannya, akhirnya pasangan tersebut difitnah berzina.

"Jelas salah yang memfitnah, tetapi juga salah yang tidak mengumumkan pernikahannya, karena membuka peluang fitnah,"ungkapnya.

Dakwah adalah Teladan

Menurut Arifin, dakwah terbaik bukan hanya memberi contoh, tetapi menjadi contoh nyata. Ia menjelaskan bawa Rasulullah Saw pernah menggendong sayyidah Aisyah RA saat menyaksikan perlombaan kuda, mengangkat sayyidah Shofiyyah naik onta dan banyak lagi kisah indah Rasulullah Saw.

Ia menyitir hadist dari Zaid bin Tsabit, ia berkata tentang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : “Beliau orang yang suka bercanda dengan istrinya” (HR Bukhari)

"Jelas, ini tontonan terindah bagi para sahabat yang menyaksikan ini, tetapi menjadi tuntutan dakwah dan uswah hasanah terindah bersikap terbaik kepada keluarga dihadapan umat, tontonan pun berubah menjadi tuntunan mulia," tutur Arifin.

Apalagi, tambah Arifin, dakwah di era media sosial benar - benar tantangan besar bukan lagi "katanya atau kisahnya saja, mana buktinya?!" Karena itulah, beber Arifin, dibutuhkan bukti contoh nyata bahwa Syariat Allah itu memang sangat membahagiakan bagi hamba-hamba yang beriman kepada-Nya dan Rasul-Nya.

"Jangan bermesraan bercumbu rayu dipublikasikan, jelas ini sangat memalukan, tetapi kebahagiaan, kebersamaan dan pendidikan yang menjadi contoh kebaikan hidup berumah tangga,"katanya.

Poligami Syar'i

Sementara itu, Arifin juga menjelaskan cara poligami yang bdnar menurut syariat. Ia menerangkan bahwa poligami hanya bagi yang mampu dengan syarat-syarat yang sangat berat, terutama kesiapan istri pertama dan keluarga. Kalau tidak siap dan tidak mampu melakukannya, malah berakibat hancurnya bahtera rumah tangga.

"Untuk apa poligami kalau hanya berakhir dengan hancurnya rumah tangga", maka bersabarlah dan berbahagialah dengan cukup satu Istri saja!"cetusnya.

Arifin mengungkapkan, apabila hati bersih karena keindahan imannya, maka ia memandang apapun dengan bersih pula, penuh dengan kebaikan, kesantunan bahasa dan kemuliaan bersikap. Tetapi sebaliknya, kalau hati itu kotor, maka ia akan memandang apapun dengan buruk sangka, bahasa kedengkian dan penuh hujatan kebencian.

Pepatah arab mengatakan, "Kalau hati sudah ridho disebut namanya saja sudah senyum senang, tetapi kalau hati sudah benci melihat gantungan bajunya saja sudah manyun ingin membuangnya".

" Allahumma ya Allah, maafkanlah sahabat hamba yang memfitnah hamba, maafkan sahabat hamba yang menghujat hamba, hamba yang difitnah dan dihujat ikhlas rela memaafkannya karena cinta sayang hamba pada mereka dan umat nabi Muhammad SAW karena Engkau...aamiin. Semoga Allah selalu berkahi persahabatan dan harakah da'wah kita...aamiin," pungkasnya. [beritaislam24h.info / vic]

Monday, 9 October 2017

Pasangan Anda Tidak Romantis? Lihat dan Amalkan Video Unggahan KH M Arifin Ilham Ini

Pasangan Anda Tidak Romantis? Lihat dan Amalkan Video Unggahan KH M Arifin Ilham Ini

Berita Islam 24H - Banyak pasangan yang mengeluhkan tidak romantisnya pasangannya. Romantis merupakan bumbu mujarab dalam menikmati setiap episode dalam hidup rumah tangga yang memang banyak ujian dan cobaan.

Romantisme merupakan ajaran Islam dan dicontohkan dengan baik oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dengan para istrinya. Amat banyak teladan romantis dari Nabi yang mulia.

Misalnya, Nabi berlomba lari dengan Ummul Mu'minin "Aisyah binti Abu Bakar Radhiyallahu 'anhuma. Saat awal nikah, ketika 'Aisyah masih kurus, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kalah balapan lari.

Seiring berjalannya waktu, ketika badan 'Aisyah bertambah berat, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kembali mengajak istrinya itu untuk balapan lari. Kali kedua, Nabi menang.

Nabi kemudian tersenyum, dan berkata bahwa kemenangan kedua untuk membalas kekalahan tempo hari hingga skornya impas.

Romantis bukan bawaan. Romantis bisa dilatih. Siapa sungguh-sungguh, ada balasan terbaik dari Allah Ta'ala atas upayanya. Apalagi, romantis merupakan salah satu perbuatan yang bisa membuat pasangan kita bertambah bahaagia.

Apakah Anda atau pasangan Anda susah berlaku romantis satu sama lainnya? Jika ya, perhatikan baik-baik video unggahan KH Muhammad Arifin Ilham ini. Setelah itu, amalkan dengan pasangan Anda.

"Ayo coba praktekin mulai Jum'at ini, bagi yang halal." unggah Kiyai Arifin melalui akun fesbuknya pada Jum'at (6/10/17).


Saturday, 7 October 2017

Arifin Ilham: Punya Istri 3 Masya Allah, Punya Istri 4 Allahu Akbar!

Arifin Ilham: Punya Istri 3 Masya Allah, Punya Istri 4 Allahu Akbar!

Berita Islam 24H - Poligami hanya diperuntukkan bagi pria yang mampu, yang tidak mampu cukup satu istri saja.

Pesan dari Arifin Ilham (48) ini penting karena Arifin Ilham adalah sosok yang telah merasakan bagaimana memiliki seorang istri selama belasan tahun, kemudian menambah satu istri, lalu menambah lagi beberapa tahun kemudian, sehingga dia kini memiliki tiga istri. Arifin Ilham sejauh ini adalah contoh pelaku poligami yang berhasil.

Berhasil dalam konteks ini, publik sejauh ini mengetahui pernikahan Arifin Ilham tetap akur, bahkan istrinya terlibat dalam dakwah yang digencarkan Arifin Ilham. Tak jarang istrinya juga berkegiatan bersama. Kerukunan para istri ini tentunya juga karena Arifin Ilham cukup adil dalam memberi nafkah lahir-batin dan mampu memimpin dan memberi teladan.

Arifin Ilham menceritakan penggalan kisah pernikahannya dengan istri ketiganya di depan sebuah pengajian pada 3 Oktober 2017. Pengajian yang bisa disaksikan di Facebook Arifin Ilham itu berlangsung cair, diwarnai tawa jemaah.

Arifin Ilham berceramah tentang tobat dan istighfar. Namun di sela-selanya dia mengisinya dengan hal-hal yang ringan dan mengundang tawa, termasuk juga kisah pernikahannya yang ketiga.

Setelah berbicara tentang istri ketiganya, Arifin menegaskan bahwa poligami adalah bagi yang mampu.

“Jadi ya Bunda, (poligami) bagi yang mampu. Kalau tidak (mampu), cukup satu saja,” ujar Arifin ditirukan jemaah ibu-ibu yang juga sambil tertawa. “Makanya kalau (punya) istri satu: alhamdulillah. Istri dua: Subhanallah. Istri tiga: Masya Allah. Istri empat: Allahu Akbar!” kata Arifin Ilham sembari mengangkat tangan kanannya. Ucapan zikirnya ini diikuti oleh jemaah ibu-ibu, lagi-lagi setelah itu diiringi derai tawa.

Arifin Ilham kemudian kembali ke materi ceramahnya. “Jadi selesaikan masalah dengan taubat dan istighfar. Yang susah rezeki, yang susah jodoh, tobat dan istighfar adalah obatnya,” ungkap Arifin Ilham.

Seperti diberitakan, tiga istri Arifin Ilham adalah Yuni dari Aceh, Raina Bawazier keturunan Yaman, dan seseorang yang oleh Arifin disebut janda beranak dua dan berusia 37 tahun dari suku Sunda.

Menurut penelusuran kumparan (kumparan.com), istri ketiga Arifin tersebut bernama Femma, asal Bogor, bekerja sebagai notaris, dan sedang menempuh pendidikan S3 di sebuah PTS.



Jangan Main-main dengan Poligami

Poligami bukanlah perkara sepele dan tidak patut untuk dibuat main-main karena terbawa nafsu. Pada 28 April 2017, Arifin Ilham memaparkan sejumlah kesalahan berpoligami.

"Jangan main-main dengan poligami, walaupun itu syariat Allah. Tapi harus berhati-hati dengan hukum Allah. Daripada bercerai, anak jadi korban, istri jadi korban, cukup satu istri saja. Tapi kalau bisa damai seperti ini, maka itu jauh lebih utama, Allahuakbar," ujar Arifin Ilham yang kala itu masih beristri dua, dalam akun Instagram.

Arifin Ilham kemudian menulis 10 kesalahan poligami, berikut tulisan selengkapnya:

Subhanallah renungan bagi para sahabatku yang ingin berpoligami, sebaiknya kenali dulu di antara kesalahan-kesalahan POLIGAMI ini :

1. Sebagai imam belum jadi teladan bagi keluarga.

2. Hanya maunya pada Sunnah poligami, sementara sunnah sunnah yang lain belum ditegakkan, seperti tahajjud, berjamaah di mesjid, selalu jaga wudhu dst.

3. Fisik yang kurang mumpuni, sakit-sakitan, sakit kronis, sudah uzur, lemah biologis dsb

4. Rizki belum mapan, untuk keluarga satu saja sudah keteteran.

5. Menyakiti istri pertama dengan menceraikan, ini kesalahan sangat fatal. Nafsu durjana namanya.

6. Miring sekali hanya asyik pada yang kedua, atau yang kedua disembunyikan, terkatung katung.

7. Tidak pakai surat resmi KUA, apalagi nekat memalsukan.

8. Tidak bertanggung jawab pada anak-anak, atau anak-anak teracuhkan bahkan tersakiti sehingga menimbulkan dendam dan traumatik karena kelakuan bapaknya.

9. Mengawini saudari kandung istri.

10. Lebih dari empat. Sekiranya belum siap, jangan paksakan diri, daripada kemudian keluarga hancur, cerai, anak anak jadi korban nafsu durjana, lebih baik CUKUP SATU ISTRI SAJA BAHAGIA DUNIA AKHIRAT. Untuk apa poligami kalau hanya menghancurkan hakikat tujuan nikah yaitu "sakinah". Kedepankanlah iman dan akal yang sehat agar tidak menyesal dunia akhirat. Semoga renungi ingin bermanfaat, sahabatku tercinta...aamiin.

Nasihat Arifin Ilham ini juga seirama dengan nasihat Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia, K.H. Muhammad Cholil Nafis. Nafis belum lama ini menyatakan perlu ada landasan kuat ketika seseorang melakukan poligami.

Mereka yang berniat melakukan poligami perlu melihat kemampuan diri--melihat kapasitas ekonomi, dan kemampuan berperilaku adil.

“Bicara keadilan adalah mampu membagi waktu, membagi harta, dan membagi perhatian,” ujar Cholil. [beritaislam24h.info / kmp]
Hadapi Respons Negatif, Begini Jawaban Sejuk Istri Pertama KH M Arifin Ilham

Hadapi Respons Negatif, Begini Jawaban Sejuk Istri Pertama KH M Arifin Ilham

Berita Islam 24H - Respon negatif netizen terhadap pernikahan ketiga Muhammad Arifin Ilham tak bisa dihindari. Respons negatif itu mengiringi dua respons lain yang memuji secara berlebihan dan bersikap pertengahan dengan mendoakan pernikahan ketiga sang kiyai.

Meski banyak yang marah dengan respons negatif netizen, sikap menyejukkan justru ditampilkan oleh istri pertama Arifin Ilham. Wanita asal Aceh ini tetap tersenyum dan menyampaikan kalimat sejuk melalui akun instagram @yuni_syahla_aceh

"Maafkan jika tidak berkenan." tulisnya di akun instagram pada Kamis, (5/10/17).

Dalam unggahan yang bertempat di Bogor Jawa Barat ini terlihat KH Muhammad Arifin Ilham duduk di ujung sebelah kiri. Di sebelah kanannya-secara berturut-turut-istri kedua, istri pertama, dan istri ketiga.

Keempat anak Adam ini terlihat tengah menikmati sajian buka puasa. Mereka kompak berbuka puasa bersama di rumah makan yang tak disebutkan namanya.

"Buka puasa sunnah Senin dan Kamis bersama tiga bidadari seperjuangan dan Murabbi dzikir. Subhanallah." lanjut wanita yang dinikahi oleh Arifin Ilham pada 1998 ini.

Tak ketinggalan, Yuni juga menyampaikan permintaan maaf kepada netizen dan umat Islam yang tidak berkenan dengan unggahannya. Padahal, yang dilakukan oleh Arifin Ilham melalui pernikahannya yang ketiga bukanlah kesalahan atau keburukan.

Hanya masayarakat Indonesia yang masih belum dewasa menyikapi perbedaan dan senang mengukur orang lain dengan kapasitas dirinya sendiri. Mengetahui hal itu, Yuni sigap meminta maaf, padahal dirinya berada di jalur kebenaran yang dijamin syariat Islam dan hukum negara.

"Maafkan jika tidak berkenan, insya Allah niat kami untuk uswah sahabat shalih/shalihah tercinta." tulisnya melanjutkan.

Yuni kemudian mengenalkan dua istri suaminya yang lain. Istri kedua Arifin Ilham dipanggil Umi Nia yang saat itu berkerudung putih, dan istri ketiga Arifin Ilham dipanggil Umi Akhtar yang dalam unggahan tersebut mengenakan kerudung abu-abu. [beritaislam24h.info / tbc]

Friday, 6 October 2017

Ustad Arifin Ilham Perkenalkan Istri Ketiga, Istri Pertama Posting Ini

Ustad Arifin Ilham Perkenalkan Istri Ketiga, Istri Pertama Posting Ini

Berita Islam 24H - Ustad Arifin Ilham memperkenalkan istri ketiganya yang disebut sebagai Putri Sunda. Sang ustad tak canggung memposting dan memperlihatkan kerukunan ketiga istrinya.

Di balik kebahagiaan istri ketiga Ustad Arifin Ilham, bagaimana kondisi istri pertamanya, Yuni. Yuni Syahla juga ikut tersenyum dalam fotonya bersama Ustad Arifin Ilham dan dua istri lainnya yang dipanggil sang Ustad dengan Putri Yaman dan Putri Sunda itu.

Mengintip Instagram Yuni, perempuan itu benar-benar menunjukkan keikhlasannya. Dalam sebuah postingannya, Yuni menyebut dua istri Ustad Arifin Ilham lainnya adalah bidadari seperjuangan.

"❤️Buka Puasa Sunnah Senin Kamis Bersama Tiga Bidadari Seperjuangan dan Murabbi Zikir❤ ️ Subhanallah ....Maafkan Jika Tidak Berkenan, InsyaAllah Niat Kami Untuk Uswah sahabat Sholeh Sholehah Tercinta🌺," tulis Yuni dilihat detikHOT, Jumat (6/10/2017).



Tak ada satu pun postingan Yuni yang menunjukkan keluh kesah. Seringkali Yuni memperlihatkan kebersamaannya dengan Ustad Arifin Ilham saat berlatih kuda.

Kehadiran Yuni pun terlihat sangat dihormati oleh dua istri lainnya. Seperti ketika salah satu istrinya yang bernama Rania sempat menuliskan kegiatannya yang sedang berlatih dengan Ustad Arifin Ilham dan Yuni.

"Alhamdullilah sedang berlatih bersama kekasih Dunia akhirat @kh_m_arifin_ilham dan belajar bersama kakak seperjuangan @yuni_syahla_aceh 🌹😌...," begitulah sebagian tulisan Rania dalam postingannya. [beritaislam24h.info / dtk]

Thursday, 5 October 2017

Bikin Baper, Ini Foto Eksklusif dan Kisah Pernikahan Ketiga KH M Arifin Ilham

Bikin Baper, Ini Foto Eksklusif dan Kisah Pernikahan Ketiga KH M Arifin Ilham

Berita Islam 24H - Pernikahan ketiga KH M Arifin Ilham secara resmi diumumkan melalui akun fesbuk sang dai pada Rabu (4/10/17) siang. Melalui unggahan 10 pilar keluarga sakinah yang dilengkapi dengan video pendek berdurasi 2 menit, sang dai mengabarkan kepada umat Islam terkait berita gembira nan langka ini.

Umat Islam dan masyarakat Indonesia menyambut gembira langkah berani Kiyai Arifin. Media-media lekas memberitakan pernikahan ketiga dai kelahiran Banjarmasin Kalimantan Selatan ini.

Siapakah wanita beruntung yang menjadi istri ketiga Arifin Ilham? Berasal dari mana? Berapa usianya? Bagaimana statusnya? Seperti apa kerelaan hati istri pertama dan kedua Arifin Ilham? Bagaimana cara yang ditempuh Arifin untuk berlaku adil sebagaimana diperintahkan oleh Al-Qur'an?

Istri Pertama dan Kedua

Arifin Ilham menikah dengan istri pertamanya pada 28 April 1998. Sang istri merupakan wanita shalihah anak seorang ulama besar sekaligus mursyid Thariqah Naqasabandiyah Daerah Istimewa Aceh.

Perempuan bernama Wahyuniati Al-Waly kerap dipanggil 'Bidadari Khadijah' oleh Arifin Ilham dalam banyak kesempatan. Ia merupakan wanita yang tulus mencintai sang dai sejak menetap di Depok tahun 1999.


Anak pertama Arifin dan Yuni, Alvin Faiz, telah menikah di usia 17 tahun dan sudah memiliki anak pada Mei 2017 lalu. Alhasil, Arifin dan Yuni resmi menjadi seorang kakek dan nenek.

Pada tahun 2010, setelah mendidik dan bermusyawarah kepada keluarga besarnya, Arifin menikah untuk kedua kalinya dengan seorang wanita keturunan Yaman. Dalam salah satu kajian yang Tarbawia ikuti, Arifin mengisahkan bahwa selisih usia antara istri pertama dengan istri kedua sebanyak 16 tahun.

Arifin sendiri lebih tua 6 tahun dari istri pertamanya. Sehingga selisih usia Arifin dengan istri keduanya sebanyak 22 tahun.

Bukannya surut, keluarga yang kian besar ini justru terlihat makin bahagia. Arifin kerap menunjukkan kebersamaan dengan dua istrinya di berbagai tempat umum. Arifin dan dua istrinya bahkan aktif di media sosial instagram, berdakwah dan mengabarkan kehidupan pribadinya.

Pernikahan Ketiga Arifin Ilham

Pernikahan ketiga Arifin Ilham dilakukan sebelum Hari Raya Idul Adha. Seorang ustadz yang enggan disebut namanya mengonfirmasi hal ini kepada Tarbawia.

"Sebelum Idul Adha," tutur sang Ustadz kepada Tarbawia melalui pesan WhatsApp pada Rabu (4/10/17).


Istri Ketiga

Sang dai mengabarkan, istri ketiganya ini berusia 37 tahun. Statusnya pernah menikah dengan dua orang anak. Sang istri ketiga ini merupakan wanita keturunan suku Sunda.

Soal ini, Arifin kerap bercanda kepada jamaah dzikir. Ia kerap menyatakan, istri ketiganya nanti dari Sunda agar memanggilnya Aa', istri keempat dari Jawa agar memanggilnya dengan sebutan Mas.

"Istri pertama Aceh, manggil Arifin Kakak. Istri kedua keturunan Yaman-Padang, menggil Arifin Bang. Nanti yang ketiga dari Sunda agar manggil Arifin Aa', dan yang keempat dari Jawa supaya manggil Arifin dengan sebutan Mas." ujar sang dai, disambut tawa hadirin.

Usia Arifin Ilham dan Ketiga Istrinya

Saat ini, Kiyai Arifin Ilham berusia 48 tahun. Istri pertamanya berusia 42 tahun. Istri kedua 26 tahun. Istri ketiga 37 tahun (beranak 2 saat menikah dengan Kiyai Arifin Ilham. [beritaislam24h.info / tbc]
Eksklusif! Inilah Identitas Istri Ketiga KH Muhammad Arifin Ilham

Eksklusif! Inilah Identitas Istri Ketiga KH Muhammad Arifin Ilham

Berita Islam 24H - Untuk pertama kalinya, Pemimpin Majlis Az-Zikra KH Muhammad Arifin Ilham mempublikasikan foto bersama ketiga istrinya. Ketiganya terlihat kompak dan rukun dalam satu majlis ilmu yang langsung dipimpin oleh sang kiyai.

"Bersama tiga bidadari; putri Aceh, putri Yaman, dan putri Sunda." tulis Kiyai Arifin melalui fans page facebook resminya pada Rabu, (4/10/17).

Dalam unggahan tersebut, Kiyai Arifin menyampaikan sepuluh pilar keluarga sakinah. Diantaranya, berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah, tujuan utamanya adalah ridha Allah, saling mencintai, dan melihat kekurangan pasangan sebagai keistimewaan.

"Saling cinta benar-benar karena Allah sehingga memandang kekurangan pasanganpun adalah keistimewaannya, semakin lama pernikahan semakin sayang, manja dan mesra," tulis Kiyai Arifin.

Dai nasional kelahiran Banjarmasin ini memang terdepan dalam mendakwahkan pernikahan sebagai sunnah dan menolak keras nikah sirri, perselingkuhan, dan segala jenis zina. Beliau juga terang-terangan menunjukkan kehidupan keluarganya sebagai manifestasi dakwahnya.

Terkait istri ketiganya ini, jamaah dzikir sudah maklum. Dalam beberapa kesempatan, beliau memang kerap menyampaikan, "Bidadari pertama asal Aceh manggil Arifin 'Kakak', kedua keturunan Yaman manggil Arifin 'Abang', nanti yang ketiga dari Sunda biar manggilnya Aa'."

Berdasarkan info yang disampaikan, istri ketiga Kiyai Arifin Ilham ini keturunan Sunda. Usianya 37 tahun, seorang janda yang memiliki 2 anak.

"Janda 37 tahun dengan 2 anak," tulis Kiyai Arifin.

Waktu Akad Nikah

Ketika Tarbawia mengonfirmasi ke salah satu ustadz di Majlis Az-Zikra, sang ustadz yang enggan disebut namanya membenarkan kabar tersebut. Sang ustadz menyatakan, pernikahan barokah itu terjadi sebelum Hari Raya Idul 'Adha.

"Sebelum Idul 'Adha," jawab singkat sang ustadz kepada Tarbawia melalui pesan WhatsApp.

Barakallahu lakum wa baraka 'alaikum wa jama'a bainakum fii khoir. [beritaislam24h.info / tbc]
Bersama 3 Istri, KH M Arifin Ilham Beberkan 10 Jurus Ampuh Keluarga Sakinah

Bersama 3 Istri, KH M Arifin Ilham Beberkan 10 Jurus Ampuh Keluarga Sakinah

Berita Islam 24H - Pendiri sekaligus Pemimpin Majlis Az-Zikra KH. M. Arifin Ilham resmi menikah untuk ketiga kalinya. Dai kelahiran Banjarmasin ini menyebarkan kabar gembira tersebut melalui unggahan di akun fesbuk resminya pada Rabu (4/10/17).

Tak hanya memosting video bersama ketiga istrinya, dai yang masyhur dengan dzikirnya ini juga membeberkan 10 kiat ampuh bagi para suami-istri untuk menggapai rumah tangga yang sakinah.

Mengawali nasihat, Kiyai Arifin mengingatkan agar suami-istri dan anak-anak senantiasa berpegang teguh kepada Al-Qur'an, hadits dan meluruskan tujuan hanya untuk mendapatkan ridha Allah Ta'ala,

"(Pertama) memagari benteng rumah tangga dengan sungguh-sungguh berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah. (Kedua) tujuan utamanya ridha Allah dan kebahagiaan akhirat." tulis Kiyai Arifin melalui akun fesbuk resminya.

Suami dan para istri hendaknya benar-benar mencintai. Cinta yang tulus bisa membuat seorang kekasih melihat kekurangan yang dikasihinya sebagai sebuah keistimewaan atau ladang untuk berbuat kebaikan.

"Saling cinta benar-benar karena Allah sehingga memandang kekurangan pasanganpun adalah keistimewaannya. Semakin lama pernikahan semakin sayang, manja dan mesra." lanjut dai yang pernah digigit ular berbisa dan koma selama 21 hari ini.

Pada kiat keempat, Sang Kiyai menekankan pentingnya ide dan aktifitasnya dalam berumah tangga sehingga antara suami dan para istri terjadi hubungan saling melayani, melindungi dan menyenangkan seluruh anggota keluarganya

Hal penting lain yang mustahil dilewatkan ialah makanan. Makanan halal merupakan jalan menuju sakinah. Sedangkan kuatnya keluarga digapai, menurut dai yang kini menetap di Sentul Bogor Jawa Barat ini, dengan saling mendoakan di sepertiga malam terakhir.

"(Kelima) makan dari rezeki yang halal. Halal (adalah) pintu sakinah. (Keenam) kekuatannya saling mendoakan di penghujung malam," terang Kiyai Arifin.

Sebagai sarana komunikasi dan saling menautkan hati, Kiyai Arifin merekomendasikan agar diadakan ta'lim pekanan di rumah kaum Muslimin. Suami harus mendidik secara langsung istrinya.

"(Ketujuh) minimal sepekan sekali (diadakan) tarbiyyah ahliyah (pembinaan keluarga) dengan duduk bersama, mengaji dan mengkaji Al-Qur'an dan As-Sunnah," papar ayah kandung Muhammad Alvin Faiz ini.

Tatkala suami atau istri melakukan kekeliruan, menurut Kiyai Arifin, hendaknya segera meminta maaf. Agar kesalahan lekas lebur dan tidan bertumpuk-tumpuk.

"(Kedelapan) segera minta maaf tatkala melakukan kesalahan," katanya menerangkan.

Sebagai kiat pamungkas, dai yang kerap berbusana serbaputih ini menyampaikan keharusan mensyukuri nikmat dengan bersedekah dan senantiasa bertawakkal kepada Allah Ta'ala terkait semua urusan, setelah ikhtiar secara optimal.

"(Kesembilan) mensyukuri nikmat Allah dengan senang berbagi sedekah. (Kesepuluh) tawakkal yang penuh bahwa hanya Allah segala-galanya." pungkasnya.

Istri ketiga Kiyai Arifin Ilham merupakan wanita berdarah Sunda. Sosok yang dinikahi sebelum Hari Raya Idul Adha ini merupakan janda berusia 37 tahun dengan 2 anak. [beritaislam24h.info / tbc]

Monday, 28 August 2017

Disebut Nabi sebagai Terburuk, Jenis Walimah Ini Justru Makin Banyak

Disebut Nabi sebagai Terburuk, Jenis Walimah Ini Justru Makin Banyak

Berita Islam 24H - Mengadakan walimah atau masyhur dengan istilah tasyakuran atau pesta pernikahan merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada umatnya yang telah menjalani akad suci pernikahan.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai sebaik-baiknya manusia dan teladan telah mencontohkan dengan sangat baik bagaimana seharusnya walimah nikah diselenggarakan. Beliau, misalnya, mewasiatkan agar umatnya menyelenggarakan walimah meski hanya dengan hidangan seekor kambing.

Penyelenggaraan walimah biasanya dilakukan sesaat setelah akad nikah. Bisa hanya berupa makan bersama antara seluruh anggota keluarga dan tetangga yang hadir atau jamuan makan yang lebih besar dengan berbagai jenis makanan.

Sunnah walimah dalam pernikahan ini memiliki hikmah yang mulia. Diantaranya, walimah merupakan ajang yang sangat efektif untuk mengenalkan pasangan (suami atau istri) kepada keluarga masing-masing pasangan dan tetangga dekat atau jauh.

Hal ini selaras dengan hadits yang menganjurkan mengumumkan pernikahan, agar di kemudian hari tidak terjadi fitnah ketika pasangan suami-istri yang baru ini keluar rumah atau berada di dalam rumah yang sama.

Seiring berjalannya waktu dan jauhnya kaum Muslimin dari risalah yang benar, walimah nikah yang suci dan agung ini banyak disalah-amalkan oleh banyak orang. Mirisnya, kesalahan dalam walimah ini tergolong fatal hingga sebuah walimah disebut oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai seburuk-buruknya walimah.

شرالطعام طعام الوليمة يدعى لها الاغنياء ويترك الفقراء

“Seburuk-buruk makanan ialah makanan dalam walimah (pesta) pernikahan yang hanya mengundang orang kaya dan melupakan orang fakir (miskin).”

Kalimat nan agung dan bernas ini merupakan petuah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang mulia kepada sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu untuk umatnya hingga akhir zaman. Petuah agung ini dinukil oleh Imam Al-Bukhari Rahimahullahu Ta’ala dalam kitab Shahihnya.

Bukankah seburuh-buruk walimah ini jumlahnya semakin banyak? Berapa banyak orang kaya yang mengundang sesama orang kaya dalam walimah nikah yang ia selenggarakan atas nama gengsi dan relasi?

Berapa banyak orang miskin dan fakir yang tak diundang untuk menikmati jamuan makanan walimah hanya karena pengundang malu dan bahkan jijik? Padahal, kehadiran orang miskin atau fakir dalam pesta pernikahan itulah yang menjadi satu diantara sebab barokahnya sebuah walimah nikah.

Sayangnya, banyak kaum Muslimin mengabaikan hal penting ini. Sebab walimah yang barokah, insya Allah menjadi satu diantara sekian banyak sebab keberkahan lain dalam rumah tangga. [beritaislam24h.info / kgc]

Thursday, 10 August 2017

Wow! Ini harga sepatu Gibran yang dipakai saat bertemu putra SBY

Wow! Ini harga sepatu Gibran yang dipakai saat bertemu putra SBY

Berita Islam 24H - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) siang tadi melakukan pertemuan langsung dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan itu, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyampaikan undangan pembukaan Yudhoyono Institute.

Di tengah pertemuan itu, Gibran Rakabuming ternyata ikut nimbrung dalam obrolan. Di tempat inilah keduanya saling bertegur sapa dan berbincang-bincang, bahkan Jokowi mempercayakan putranya tersebut untuk menemani Agus selama berada di Istana.

"Biar Gibran saja yang nemenin Mas Agus, silakan Mas Agus," ucap Jokowi sambil jalan keluar ruangan.

Ternyata, ada yang menarik perhatian para netizen selama pertemuan berlangsung. Suami Selvi Ananda ini ternyata memakai sepatu bermerek yang harganya mencapai jutaan rupiah.


Dari penelusuran, sepatu itu bermerek Gucci tersebut seharga USD 595 atau setara dengan Rp 7,7 juta. Tentunya nilai tersebut belum termasuk PPN, pajak impor dan biaya lainnya yang dibebankan kepada pembeli. [beritaislam24h.info / mdk]

Monday, 7 August 2017

Kanker Lidah Tak Bisa Disepelekan! Andre Kurnia Farid Sudah Jadi Korban, Kenali 6 Gejalanya!

Kanker Lidah Tak Bisa Disepelekan! Andre Kurnia Farid Sudah Jadi Korban, Kenali 6 Gejalanya!

Berita Islam 24H - Viral pada media sosial, kisah nyata istri menemani suami mengobati penyakit kanker lidah hingga meninggal dunia bikin kita terenyuh.

Kisah tersebut bersumber dari akun ReZy SeLvia DeWi padaFacebook dan telah dibagikan ratusan ribu kali sejak di-posting, Sabtu (5/8/2017).

Pemilik akun mem-posting duka diri dan keluarganya saat peringatan 40 hari meninggalnya sang suami, Andre Kurnia Farid.

Andre menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (22/7/2017) pada usia 29 tahun atau hanya selang delapan hari atau satu minggu setelah merayakan ulang tahunnya.

Andre meninggal pada usia begitu muda.

Awalnya Andre mengeluh sariawan, tapi makin parah hingga positif kena kanker lidah.

Dikutip dari Alodokter.com, kanker lidah adalah jenis kanker yang tumbuh pada sel-sel lidah.

Kanker lidah paling sering tumbuh dan berkembang pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan lidah.


Sel skuamosa merupakan sel berbentuk datar atau pipih seperti kulit yang melapisi permukaan mulut, hidung, laring, tiroid, dan tenggorokan. Kanker lidah paling sering menyerang sel-sel skuamosa tersebut.

Oleh karenanya, kanker lidah yang bermula dari sel ini disebut juga dengan kanker sel skuamosa.

Secara anatomi, lidah manusia terdiri dari dua bagian, yaitu bagian depan yang terletak dalam mulut dan bagian pangkal yang terletak di dekat tenggorokan.

Kanker lidah dapat berkembang pada kedua bagian tersebut.

Kanker yang tumbuh pada lidah bagian depan ini termasuk di dalam kategori kanker mulut.

Sementara kanker yang tumbuh pada bagian pangkal lidah termasuk di dalam kanker orofaring.

Alkohol dan tembakau diduga menjadi penyebab utama kemunculan kanker lidah karena keduanya memiliki sifat karsinogenik atau mudah menyebarkan kanker.

Zat-zat yang bersifat karsinogenik umumnya mengandung unsur kimia yang dapat merusak DNA di dalam sel dan memicu kemunculan kanker.



Gejala-gejala Kanker Lidah

Gejala-gejala yang mengindikasikan kanker lidah meliputi:

1. Sakit tenggorokan yang berlangsung terus-menerus,

2. Bercak berwarna merah atau putih, benjolan, atau sariawan yang tidak kunjung sembuh,

3. Sakit saat menelan,

4. Rasa kebas dalam mulut yang tidak kunjung hilang,

5. Perdarahan tanpa sebab yang jelas pada lidah,

6. Rasa sakit pada telinga (jarang).

Sejumlah indikasi di atas mungkin saja disebabkan oleh penyakit atau infeksi selain kanker lidah.

Tetapi, Anda sebaiknya tetap waspada dan memeriksakan diri ke dokter jika gejala-gejala tersebut berlangsung lebih dari tiga minggu, terutama jika Anda adalah perokok berat dan sering mengonsumsi minuman keras.

Faktor-faktor Pemicu Kanker Lidah

Penyebab kanker lidah belum diketahui secara pasti, tetapi ada faktor-faktor tertentu yang dipercaya dapat memicu kemunculan kanker ini.

Faktor-faktor risiko tersebut meliputi:

1. Rokok,

2. Minuman keras (alkohol),

3. Human papillomavirus (HPV),

4. Higienitas mulut yang rendah.

Kisah Lengkap Almarhum Andre

Lalu, bagaimana sebenarnya kisah alMarhum Andre yang viral karena "dibunuh" kanker lidah?

Baca selengkapnya di bawah ini.

" SELAMAT JALAN SUAMIKU "

"Mii, abbi sariawan nih lg g enak makan,," sepulang kerja, suamiku menolak makan masakanku saat itu, padahal aku memasak ayam goreng kremes kesukaannya,, "besok2 masak sayur az ya mi " aku hanya mengangguk tanda meng iyakan" ..

Setiap hari suami selalu mengeluhkan sariawan di lidah nya yang g sembuh2,, sudah 2 minggu lebih,, tapi aku tak terlalu menghiraukan keluhannya, aku pikir itu hanya sariawan biasa seperti pada umumnya.

"Mii, td di kantor ada medical chekup,, ini hasilnya.. " sambil menyodorkan selembar kertas hasil pemeriksaan,, aku ingat betul saat itu bulan april 2016.

"kesehatan abbi g ada masalah mi, cuman kata dokter, abbi kurang nutrisi, abbi kurang gizi nih g diperhatiin ummi, ummi nya sibuk terus sama zuma, hehe" canda suamiku saat itu.

memang anakku baru usia 1 tahun, sebagai ibu, aku berasa jd orang yg paling repot karena anakku yang mulai aktif.

Aku memang terlalu sibuk,, sampai tak memperhatikan suami, aku diam saja ketika suami merokok terus2an, aku tak pernah marah.

Ketika suami menolak sarapan pagi yg sudah disiapkan, aku tak pernah marah ketika suami begadang terus2an karena ngobrol di pos ronda dengan bapak2 komplek,,

Dan akupun tak pernah tau, makanan apa yang dia makan saat di kantor,, makanan sehat kah? Atau bukan... ya.. itulah kesalahan terbesarku...

"Abbi olahraga gih biar sehat,, jalan2 keliling komplek,,"

"Enggak ah mi, abbi lg g enak badan, kepala sakit" saat itu memang weekend, dan suami lebih memilih tiduran seharian sambil nonton tv,,"huh pemalas banget nih suami, disuruh olahraga juga susah"

Ucapku dalam hati.

3 minggu berselang tapi sariawan di lidah belum juga hilang. Malah katanya jadi ada sakit di kepala dan telinga.

"abbi..besok periksa ke dokter ya, biar diobatin sariawannya..suamipun mengangguk..

Keesokan harinya, suami memeriksakan ke RS JAKARTA, RS yang tempatnya paling dekat dengan kantornya.

Saat itu dokter bilang suamiku hanya kurang makan sayur dan buah, dokter hanya memberi salep untuk luka sariawan di lidahnya.

"Kalo 2 minggu belum sembuh, periksa lagi ya" kata dokternya.

2 minggu kemudian suami periksa lagi, karena sariawan masih menetap, "dokternya hanya menambahkan antibiotik. Tapi sampai obatnya habis belum juga ada tanda-tanda kesembuhan.

Kembalilah lagi ke RS untuk memeriksakan, "mungkin bapak ada masalah di giginya, saya rujuk ke dr bedah mulut ya"

Setelah diperiksa dr bedah mulut, dokter menyarankan di rontgen gigi, saat itu hasilnya memang terlihat ada gigi bungsu yang posisinya miring.

"Ohh, sariawan bapak karena ada gigi bungsu yg mau tumbuh, tp posisinya abnormal, mungkin itu penyebab bapak sariawan dan sakit kepala terus menerus, giginya harus di oprasi, harus di ambil ya pak..

Bulan juni 2016, saat awal bulan ramadhan, suami tak puasa karena akan dioperasi gigi, di cabutlah gigi yang selama ini mengganggu,, seminggu berlalu, sariawan masih menetap..sakit di kepala makin menjadi.

"mi, abbi sakit nelen, sakit kepala makin sering, kenapa ya padahal giginya udah di cabut, terus lidah abbi jd g bisa digerakin ke kiri" "besok periksa ke dokter lagi ya bii, sekalian kontrol gigi"

"Giginya udah g ada masalah ya pak, kalo keluhan bapak sakit kepala, baiknya bapa periksakan ke dr syaraf ya" kata dr bedah mulut saat itu,,

Diperiksalah suami ke dr syaraf, hanya diberi obat anti sakit.. dokterpun menyarankan fisioterapi lidah karena lidah yang tak bisa di gerakan ke kiri, 6 kali pertemuan fisioterafi dan tak ada perubahan..

Dokter menyarankan pemeriksaan MRI, perkiraan pemeriksaan MRI saat itu sekitar 5-6 juta dan tak bisa dicover asuransi.

"Periksa MRI nya nanti saja ya mii, bentar lagi kan kita mau mudik, lumayan uangnya buat bekal mudik ke tasik".

Hari idul fitri... suami lebih memilih tiduran di kamar dan tak ikut bersilaturahmi ke rumah sanak saudara, sakit di kepala semakin sering,, hari raya hanya dihabiskan dengan beristirahat tiduran di kamar..

Liburan lebaran pun telah usai, bersiaplah kita kembali ke ibukota..

"Mii sebelum kita ke jakarta, ummi lepas KB nya ya, abbi pengen zuma punya ade",,, " duh bii, baru anak satu az ummi udah repot, gimana kalo nambah" ..

"biarin, nambah anak nambah rezeki, abbi pengen punya banyak anak, hehehe"

Kesal memang, tapi aku pun menurut, di lepas lah KB IUD yg setahun tertanam di rahimku..

"Mii, koq di lidah abbi jd ada benjolan, coba liat mii"

Benar,, ada benjolan kecil sebesar biji jagung di lidah yang ada sariawannya, "besok ke dokter lagi ya bi",,

"Sejak kapan benjolannya ada pak" tanya dokter.

"Baru 3 hari dok"

"Sakit gak?" Sambil memencet benjolannya

"Enggak dok enggak sakit, tp kalo sariawannya masih sakit dok, menelan jg jd sakit,kepala juga makin sering sakit"

"Harusnya bapak di periksa MRI biar tau sakitnya dari mana, kalo benjolannya ini kemungkinan tumor jinak, bagaimana kalo di oprasi benjolannya terus nanti kita periksakan hasilnya"

Suamiku hanya mengangguk, tanda setuju..

Awal agustus 2016, aku menemani suami di oprasi di RS JAKARTA,, zuma aku titipkan pada mamahku, ketika tau kabar suami mau di oprasi, mamah langsung berangkat ke jakarta..

Operasi berjalan lancar, 3 jam lamanya,,

"Ini istrinya pak Andrie? Operasinya sudah beres, ini benjolan yg sudah diambil mau diPA-kan dulu ya, hasilnya nanti 10 hari lagi..

Tanggal 13 agustus 2016, kami kembali menemui dokter, dokterpun menyampaikan hasilnya dan juga hasil PA dari laboratorium.

“bapak usianya berapa tahun?”

"28 dok"

"Sudah punya anak?"

"Sudah, baru usia setahun dok".

Dokterpun menghela napas panjang...ada perasaan tak enak saat itu.

"Hasil pemeriksaannya kurang bagus, bapak positif terkena KANKER LIDAH,

Dek.. seolah detak jantungku berhenti “KANKER…Dok?”

Tiba-tiba mataku jadi gelap, sebuah beban berat serasa menindih badanku. Aku diam dan tak bisa berkata apa-apa, lama aku terdiam.

“Kanker..?” tanyaku,

tapi kalimat itu tak mampu terucap hanya bersarang di kepalaku.

Sebuah penyakit yang selama ini hanya aku kenal lewat informasi dan berita-berita, kini penyakit itupun menghampiri orang terdekatku orang yang paling aku sayangi. Penyakit yang menakutkan itu menyerang suamiku.

Kutatap wajah suamiku, suamiku hanya terdiam, pucat...

Bapak saya sarankan berobat ke RS DHARMAIS, karena disana rumah sakit khusus menangani penyakit seperti bapak, harus cepat ya pak, sebelum kankernya menyebar kemana2.

Segera kuambil surat pengantar dokter dan menuju RS DHARMAIS.

Sungguh tak pernah terpikirkan sedikitpun sebelumnya, kini kami berada dalam deretan orang-orang penderita kanker di ruang tunggu pasien.

Aroma kecemasan bahkan keputusasaan tergambar di wajah mereka. Sebenarnya ini juga saya rasakan, tapi saya harus menyembunyikan raut ini di hadapan suamiku.

Aku harus tetap menyuguhkan energi penyemangat padanya.

Serangkaian pemeriksaan kami lakukan, lab, usg, rontgen, ct scan, bone scan.

"Dari hasil pemeriksaan, 3/4 lidah bapak sudah terkena kanker, bapak harus di oprasi di angkat lidah" kata dokter nya..

Ya Allah… apa lagi ini? Diangkat lidah? Kenapa harus suamiku yang mengalaminya? Kami pun pulang dengan perasaan yang tak tentu, nanti kita periksa ke RS SILOAM ya bii, kita cari second opinion"

Esoknya kita periksa ke RS SILOAM,, dokter melakukan endoskopi, memasukan kabel kecil yg ada kameranya melewati lubang hidungnya,, terlihat jelas kamera menangkap gambar di monitor.

"Wahh, kanker nya sudah menyebar ke tenggorokan pak"

Memang terlihat banyak benjolan merah di dekat pita suara.

"Kalo boleh tau sudah stadium berapa dok?"

"Kalo ini sih sudah stadium 4"

"Terus gimana dok? Tanyaku lirih,,

“Nanti bapak harus menjalani pengobatan kemoterapi 3 kali, langsung radiasi selama 30 kali.”

Wajah suamiku putih pucat, dia hanya terdiam, terbayang beratnya derita dan kelelahan yang harus dialami suamiku.

Belum lagi dengan kombinasi pengobatan kemoterapy yang melemahkan fisik.

Keluar dari ruang dokter seolah semuanya jadi gelap, rasanya aku tak kuat menahan segala beban ini.

Segera aku beri kabar keluarga dan teman-teman dekatku, aku kabarkan keadaan suamiku dan kumintakan do’a dari mereka. Tak terasa bulir-bulir bening air mata bermunculan disudut mataku.

Dengan langkah lemas tak bertenaga seolah aku melayang, tulang-tulang terasa tak mampu menyangga badanku yang kecil ini, aku melihat anakku yang masih berusia 1 tahun, dia tersenyum ceria, ia tak mengerti beban berat yang menimpa orangtuanya, akupun memeluknya erat sambil menangis sejadinya.

Ketika kami di rumah, kami minta pendapat dari pihak keluarga tentang pengobatan yang akan kami lakukan.

Dengan berbagai pertimbangan dan alasan pihak keluarga menyarankan agar kami tidak menempuh jalan kemo dan radiasi.

Kami disarankan untuk menjalani pengobatan dengan cara alternatif dan pengobatan herbal.

Awal september 2016 kami berencana pulang kampung ke tasik, dikarenakan kondisi suami yang tak bisa lagi bekerja, untungnya dari pihak kantor memberi cuti izin sakit sampai sembuh.

Akhirnya sejak saat itu kami melakukan ikhtiar pegobatan dengan cara alternatif dan minum obat-obat herbal.

Karena saat itu suamiku sudah susah untuk menelan maka obat herbal yang diberikan tidak berupa kapsul, melainkan berupa rebusan dan cairan.

Setiap hari suamiku harus minum ramuan dan rebusan obat-obat herbal.

Segala macam makanan buah2an dan sayuran dijus dan di saring, Tapi aku lihat ia dengan telaten dan sabar rutin minum semuanya.

"Bii, kayaknya ummi udah lama g haid, " suamiku hanya tersenyum, coba periksain mii, tespek" katanya..

Aku terlalu sibuk mengurus suamiku yang sedang sakit, sampai tak sadar, 2 bulan lamanya aku tak datang bulan"

"Positif bii..."

"Alhamdulillah, zuma punya ade, mudah2an cwe ya miii, mudah2an pas bayinya lahir, abbi udah sehat,"

"Abbi pasti sehat sayang..."

Terlihat senyumnya yang mengembang dan bersemangat.

Semangatnya untuk sembuh begitu besar. Doa pun tiada henti kupanjatkan siang dan malam. Dan malam-malamku selalu ku habiskan dengan bersujud padaNya.

Aku mulai rajin mencari semua informasi yang berhubungan dengan kanker lidah, mulai dari makanan, cara pengobatan, bahkan alamat klinik pengobatan alternatif. Semua informasi aku cari melalui internet, koran dan dari rekan-rekan.

5 bulan pengobatan, tapi Allah sepertinya belum memberi jalan kesembuhan dengan cara ini, akhirnya obat herbal aku tinggalkan. Dan akupun mulai ragu, kondisi suami makin memburuk, kamipun mulai putus asa.

Aku yakinkan suamiku bahwa ini adalah memang ujian dari Allah,

“Bii.. semuanya atas kehendak Allah, bahkan jauh sebelum kita lahir sudah tertulis takdir ini, usia segini abbi sakit, berobat kesana-sini itu semua sudah ada dalam catatan Allah bii. Yang penting sekarang kita jangan lelah berikhtiar dan abbi tetap harus semangat untuk sembuh.” Ia mengangguk perlahan.

"Utun lahir, abbi pasti udah sembuh kan mii? Tanya nya

"Pasti bii, g ada yg g mungkin kalo Allah sudah berkehendak, utun lahir, abbi udah sehat". Ia pun tersenyum

Berat badan suamiku mulai turun drastis karena tak ada asupan makanan, sebelum sakit beratnya 65 Kg kini tinggal 40 Kg. Kondisinya makin parah dan puncaknya ketika aku lihat setiap hari suami muntah darah terus menerus. Ia pun terlihat lemas dan sangat pucat.

Januari 2017, aku bawa ke dokter spesialis Onkologi yang ada di tasik.

Dokter menganjurkan untuk segera dibawa ke rumah sakit karena hasil HB cuma 5, suamiku mengalami anemia berat. Kali ini aku membawanya ke RS Jasa Kartini tempat dokter itu praktek.

4 labu darah yang sudah masuk ke tubuh suamiku, dokter menyarankan kemoterapi"

"Kanker itu pengobatannya 3 rangkaian bu, kemoterapy, radiasi sama oprasi, tanpa itu kanker susah ditangani, apalagi dengan pengobatan alternatif dan herbal yang belum jelas" kata dokternya

"Mii, abbi mau berobat medis az, mau nurut apa kata dokter, mungkin ini jalan kesembuhan abbi" kata suamiku

Aku tak bisa berkata2,, baiklah kalo ini sudah keinginannya, aku hanya bisa mengiyakan, semoga Allah memberikan kesembuhan untuk suamiku dengan pengobatan medis.

Hari2 aku lewati, keluar masuk rumah sakit mengantar suami berobat, zuma aku titipkan ke rumah orangtuaku, karena waktuku habis dengan mengurus suamiku, penat rasanya,, hari2 dihabiskan dengan perjalanan dari rumah ke rumah sakit, rasanya melelahkan, apalagi dengan kondisi perutku yang semakin membesar.

Dokter mengatakan, “kita hanya bisa memperlambat pertumbuhan kankernya bukan mengobati.”

Seolah hitungan mundur kematian itu dimulai. Aku limbung dan hampir tak sadarkan diri, sekuat tenaga aku mencoba untuk tetap tegar

“Ya Allah… begitu berat cobaan ini Kau timpakan pada kami”

“Ma’afkan ummi, ummi tak mampu menjagamu selama ini…"

Serangkaian pengobatan medis dilakukan 7 kali kemotherapi, sampai kemo ke 3, kondisi suami sempat membaik, kemo ke 4,5,6,7... selama itu kondisi suamiku semakin menurun..

“Aku ingin ketenangan aku butuh pertolonganMu ya Robb. Kutumpahkan segala permohonan ini dihadapanMu yaa Allah.

Bisa saja dokter memfonis dengan analisanya, tapi Engkaulah yang maha kuasa atas segala sesuatunya. Engkau maha menggenggam semua takdir, sakit ini dariMu ya Allah dan padaMU juga aku mohon obat dan kesembuhannya.”

Segala ikhtiar dan do’a tiada lelah kulakukan tuk kesembuhan suamiku. Malam-malamku kulalui dengan solat tahajud.

Kubenamkan wajahku diatas sajadah lebih dalam lagi, tiba-tiba aku merasa tak mimiliki kekuatan apapun, aku berada dalam kepasrahan dan penghambaan yang lemah.

“Robb…Engkau maha mengetahui, betapa segala ikhtiar telah kami lakukan.

Tiada menyerah kami melawan penyakit ini, kini aku serahkan segalanya padaMu, tidak ada kekuatan yang sanggup mengalahkan kekuatannMu yaa…Robb, Tunjukkan pertolonganMu, beri kesembuhan pada suamiku Ya..Allah.”

Rangkaian kemoterapi sudah beres, suamiku disarankan melakukan pengobatan lanjutan, sinar radiasi di RS santosa bandung, saat itupun kehamilanku sudah masuk usia 9 bulan,

"Bii, maaf ummi g bisa antar abbi ke bdg, abbi sama mamah az ya, takut brojol di jalan, nanti malah repot lagi".

Akhirnya suami pergi melakukan serangkaian pemeriksaan untuk radioterapi,

6 Juni 2017,, hari ke 11 bulan ramadhan, anak yang kedua ku lahir,, tanpa kehadiran abbi nya,, proses melahirkan yang kedua sangat lah mudah dan cepat, alhamdulillah Allah telah memberikan kemudahan dan kelancaran, segera aku vidio call suamiku, dia pun kaget karena tiba2 aku memperlihatkan bayi kecil padanya,

"Ummi udah lahiran bii"

"Abbi pulang ke tasik sekarang jg mii, pemeriksaan simulatornya udah beres abbi di jadwalin radiasi nya nanti udah lebaran"

Pulang lah ia ke tasik, datang dengan raut wajah ceria, alhamdulillah perempuan, "mau abbi kasih nama "Zahabiya Assyifa farid"

Emas permata yang menyembuhkan..insya allah dengan lahirnya biya, abbi diberi kesembuhan oleh Allah.

25 juni 2017, saat itu hari raya idul fitri,, tiba2 suami mengeluh sakit kepala,

Dan esoknya mengeluh sulit menelan dan sesak nafas, dilarikanlah suamiku ke RS,, dan bayi ku yg baru 2 minggu aku bawa jg, menemani abbi nya di rawat di RS.

Pihak RS sempat menolak krn aku membawa bayi, tp karena aku tak bisa meninggalkan keduanya, akhirnya diizinkan, walaupun dengan membuat surat pernyataan bahwa pihak RS tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada bayiku..

Saat itu suamiku masih bisa bicara meski dengan suara kurang jelas. Karena tenggorokannya pun sudah menyempit tersumbat kanker, ia sangat kesulitan dalam bernafas.

Masuk minumanpun kesulitan, Untuk memasukan nutrisi ke tubuhnya, dokter menyarankan oprasi gastrostomi, oprasi pasang selang dari perutnya, dan mengantisipasi agar tidak tersumbat saluran nafasnya, dokter menyarankan oprasi tracheostomy dileher suamiku.

Akupun menyetujuinya meskipun aku tak tega, tapi hanya ini cara yang bisa diambil.

Suamiku pasrah, dia minta aku menemaninya terus menerus, dan aku mengerti.. aku selalu mendampinginya.

Tak pernah jauh darinya...“Sebenarnya aku tak tega melihatmu seperti ini bii, leher di bolongin,perut juga bolong, tapi inilah yang terbaik untukmu saat ini.”

Selesai oprasi, bicaranya sudah tak bersuara lagi.

Sejak saat itu praktis komunikasi kami hanya dengan isyarat atau terkadang suamiku menulisnya di hp, mengirimkan lewat WA,, Tentu saja hal ini terasa capek baginya. Namun sekali lagi ia terlihat tegar tak pernah aku mendengar ia mengeluh.

Sepanjang proses pengobatan tak hentinya kupanjatkan do’a dan dzikir dibantu dengan beberapa anggota keluarga.

Saat itu kondisinya sudah sangat menurun, sakit kepala hebat makin sering terjadi,, hasil pemeriksaan ct scan didapatkan, kankernya sudah menyebar ke otak,,

"Ya Allah beri kekuatan pada suamiku…!” Beri kesembuhan melalui ikhtiar selama ini ya Allah.."

Dokter yang menangani nya sudah angkat tangan, ia menyarankan suamiku untuk secepatnya pergi ke bandung untuk melakukan tindakan radiasi, tp karena kondisinya yang semakin menurun, rencana itu kami undur karena menunggu kondisinya membaik dulu..

Namun ternyata seminggu setelah operasi, selang di perutnya mengalami kebocoran, keluar cairan hitam pekat dari lubang di perut bekas oprasi,,

"Kenapa lagi ini?..."

"Mii abbi mau minta dirujuk az ke RSCM jakarta, disini abbi g sembuh2" kata suamiku..

Saat itupun aku meminta dokter untuk membuatkan surat rujukan ke RSCM Jakarta,,

Dokter mengizinkan... jam 1 tengah malam mobil ambulan mengantar kan kami berdua menuju Jakarta, ya.. hanya aku sendiri yang mengantar suamiku.. hari mulai terang saat kami tiba disana..

Serangkaian pemeriksaan dilakukan.. kondisinya semakin menurun, tapi masih bisa diajak komunikasi,, diapun mengambil hp dan mengetik sesuatu "Mii, c juve meninggal di rscm kan?"

"Iya"

"Terus c yana zain jg meninggal mii, nanti giliran abbi ya mii"

"Abbi pasti sembuh sayang,"

"Mii, kalo abbi meninggal, abbi pengen dikuburin dekat anak2"

"Apaan sih bi, jangan ngomong yg enggak2 ..

Tak kama kondisinya semakin menurun, memegang hp pun ia tak mampu..

Dia hanya bisa menahan kesakitan yg dirasa,, sambil melirik sesekali ke arahku, sambil berkata,, "sakit mi..."

"Sabar sayang.. coba abbi dzikir dalam hati" ..lailahailallah...

Kuhampiri suamiku yang tergolek lemah. Perawat memasang semua peralatan pada tubuh suamiku, entah alat apa saja ini. Kuusap perlahan keningnya, dingin sekali.

Tangan dan kakinyapun sangat dingin. Hingga menjelang asar, aku tak diperbolehkan beranjak dari sampingnya, tanganku ia genggam erat. Tak hentinya mulut ini memanjatkan doa.

Tekanan darahnya sangat tinggi, nadi nya pun cepat, menunjukan angka 200 di layar monitornya. Berkali-kali dokter menyuntikkan obat anti sakit namun hasilnya tetap sama tak berubah, suamiku masih mengeluh kesakitan.

Dokter memanggilku, perasaanku gelisah tak menentu, campur aduk antara cemas, bimbang dan ketakutan yang amat sangat. Dugaanku benar Dokterpun menyerah.

Melihat kondisinya yang terus menurun dokter memberitahu bahwa kondisi suamiku sudah sangat melemah, secara medis kondisi suami sudah tidak dapat ditolong lagi, lebih baik kita do’akan saja.”

Aku benar-benar lemas mendengarnya seluruh badanku gemetar merinding. “benarkah tak ada lagi harapan.” Tiba-tiba aku merasakan ketakutan yang luar biasa. Aku tak mau menyerah, aku tetap membisikan ke telinga suamiku, bahwa ia jangan menyerah, ia pasti sembuh.

“Aku tak mau kehilanganmu bii.” Ku pegang kuat jemarinya, “buka matamu bii kubisikan lembut ditelinganya. Ia hanya tersenyum lemah...

Pukul 16.00, aku disodori surat pernyataan,, kata dokter ini adalah Surat persetujuan untuk tidak dilakukan tindakan apapun jika terjadi apa2 sama suamiku.

Akupun pasrah “tak sanggup rasanya hati ini kehilanganmu, aku ingin tetap menatap wajahmu, aku ingin tetap mendampingimu meski dalam ketidakberdayaanmu.”

"Abbi…..inilah yang terbaik yang diberikan Allah buat kita, maafkan ummi, tak bisa menjagamu selama ini. Ummi ikhlas abbi pergi, ummi terima semua dengan ihklas..

Jangan khawatir bii, ummi akan menjaga dan merawat anak-anak kita,” kubisikan lirih ditelinga suamiku.

Dalam setiap rangkaian doaku tak pernah aku mengucapkan kata-kata menyerah “kalo memang hendak Engkau ambil maka mudahkan,” tak pernah aku menyebut kata-kata itu. Aku selalu minta kesembuhan, kesembuhan karena aku memang menginginkan suamiku benar-benar sembuh.

Sepertinya kini aku harus menyerah dan pasrah “Ya.. Robb jika memang Engkau menentukan jalan lain aku ikhlas ya Allah…., mudahkan jalan suamiku untuk menghadapmu dengan khusnul khotimah.”

Kubimbing suamiku menyebut kalimat “LAAILAHA ILLALLAH MUHAMMADUR ROSULULLAH.. Kuulang hingga berkali-kali..

Dua bulir bening tersembul dari sudut matanya. Aku merasakan ia sanggup mengikuti kalimat ini..

Pukul 16.40 ia menghembuskan nafasnya yg terakhir..

“bu, bapak sudah tidak ada.” ujar dokternya. aku tau maksudnya tapi aku masih tak percaya. Kutengok layar monitor yang terhubung ketubuh suamiku. Tak ada lagi yang bergerak disana.

kudekap tubuh lemas suamiku.. ku kecup bibirnya, dan ku usap matanya... “INNA LILLAAHI WAINNA ILAIHI ROOJIUUN.”

Aku termenung disampingnya tapi tak ada lagi air mata yang keluar. “ummi ikhlas melepasmu bii, Allah telah memilihkan jalan terbaik buat kita.”

Selamat Jalan suamiku Andrie K Farid …… jemput aku dan anak-anak nanti di pintu SurgaNya......

Boleh di share gak usah izin ya,, semoga cerita ini bermanfaat.." [beritaislam24h.info / tn]